Bengkulu Tengah – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, menyiapkan sejumlah usulan pembangunan untuk mendukung pelaksanaan program Karya Bakti TNI Skala Besar yang menyasar kebutuhan prioritas masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Tomi Marisi dalam video conference (vidcon) Karya Bakti TNI Skala Besar bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah di Markas Kodim 0407/Kota Bengkulu, Jumat (11/9/2026).
Tomi mengatakan Pemkab Bengkulu Tengah telah mengalokasikan anggaran melalui perubahan APBD untuk mendukung program tersebut. Namun, pemerintah daerah juga diminta kembali mengusulkan sejumlah kebutuhan pembangunan yang dapat menjadi sasaran Karya Bakti TNI Skala Besar.
“Dari Kabupaten Bengkulu Tengah, kita sudah menyiapkan di anggaran perubahan. Namun, informasi terakhir kita diminta untuk mengusulkan kembali tambahan usulan-usulan pembangunan, baik itu jembatan gantung, pembukaan badan jalan, RTLH dan lain-lain,” kata Tomi.
Ia mengatakan usulan tersebut akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, terutama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum.
Pemkab Bengkulu Tengah akan menginventarisasi berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak dan menjadi prioritas masyarakat untuk selanjutnya diusulkan dalam program tersebut.
“Kita akan dorong teman-teman baik Bappeda, PU dan lainnya di Kabupaten Bengkulu Tengah untuk mengusulkan data-data apa yang menjadi skala prioritas dan urgen yang memang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Tomi menegaskan Pemkab Bengkulu Tengah mendukung penuh pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar karena program tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar.
Sementara itu, Dandim 0407/Kota Bengkulu Letkol Inf. Condro Edi Wibowo mengatakan Karya Bakti TNI Skala Besar merupakan program pemerintah pusat yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik setiap wilayah.
Menurut dia, program tersebut mencakup sasaran pembangunan fisik dan nonfisik yang ditentukan berdasarkan skala prioritas melalui koordinasi antara jajaran TNI dan pemerintah daerah.
“Program Karya Bakti Skala Besar ini merupakan program dari pusat. Kemudian di wilayah kota maupun di Kabupaten Bengkulu Tengah kita optimalkan sasaran-sasaran, baik itu fisik maupun nonfisik,” katanya.
Condro mengatakan dukungan pembiayaan program dapat berasal dari sejumlah sumber, termasuk APBD perubahan dan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa.
Penentuan lokasi dan sasaran pembangunan, lanjutnya, akan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta hasil koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Dari perubahan anggaran itu nanti kita tentukan titik-titik mana yang jadi sasaran prioritas. Kita juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jadi apa yang lebih dibutuhkan untuk masyarakat,” katanya.
Ia berharap sinergi TNI dan pemerintah daerah melalui program tersebut dapat mempercepat pembangunan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu.
Editor. : Usmin










