Optimalisasi Kampung KB Strategi Turunkan Stunting

oleh -268 Dilihat

Bengkulu-Upaya percepatan penurunan stunting perlu mengoptimalkan progam kampung keluarga berkualitas (KB). Alasanya, kasus stunting banyak terjadi pada keluarga perdesaan dengan lingkungan kumuh.

Kampung KB adalah suatu wilayah setingkat RW, dusun atau setara yang memiliki kriteria tertentu wilayah tertinggal, terpencil, terbatas dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematik.

Berdasarkan kriteria tersebut, maka perlu mengoptimalkan kampung KB dalam mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan terdapat keluarga berisiko stunting. Optimalisasi kampung KB dalam penurunan stunting tersebut telah diperkuat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Penyelenggaraan kampung KB.

Hal itu disampaikan Sekretarsis Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Nesianto dalam arahan pada apel rutin, Senin (18/7/2022).

Sasaran dalam mengoptimalkan kampung KB tersebut, kata Nesianto salah satunya adalah penurunan angka stunting. Maka untuk mempercepat penurunan stunting dipandang langkah yang cukup strategis adalah mengotimalkan penyelenggaraan program kampung KB.

Dikatakan Nesianto, kampung KB di Tanah Air mencapai 86.000 desa dan kelurahan, tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia, dengan pergerakannya baru mencapai 16,4 persen. Untuk Provinsi Bengkulu ada sebanyak 258 kampung KB.

Menurut dia optimalisasi program kampung KB merupakan langkah yang tepat penurunan stunting karena persoalan itu banyak terjadi di masyarakat perdesaan.(rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.