Minggu Kasih, Kapolda Bengkulu Ajak Jemaat GHKI Jaga Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

oleh -12 Dilihat

Bengkulu– Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolda Bengkulu menggelar kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) di Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB itu merupakan bagian dari pelaksanaan program Quick Wins Kapolri untuk mempererat hubungan dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat.

Kapolda hadir didampingi Dirsamapta Polda Bengkulu Kombes Pol Musa Hengky P., S.I.K., S.H., M.H., serta sejumlah personel Polda Bengkulu yang turut mengikuti ibadah bersama jemaat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda berdialog langsung dengan jemaat untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi kepolisian apabila menemukan gangguan keamanan maupun permasalahan di lingkungan tempat tinggal.

“Apabila Bapak dan Ibu jemaat menemukan kejadian atau permasalahan kamtibmas di lingkungan sekitar, jangan ragu segera hubungi Call Center 110. Kami siap 24 jam. Akan ada anggota Polri yang datang untuk membantu menangani permasalahan yang terjadi,” ujar Yudhi.

Selain itu, Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk terus memelihara kerukunan, saling menghormati perbedaan, serta memperkuat toleransi antarumat beragama.

Menurut dia, kerukunan dan kebersamaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Bengkulu.

“Mari kita jaga toleransi, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga kamtibmas di Provinsi Bengkulu agar tetap aman, damai, dan kondusif,” katanya.

Melalui kegiatan Minggu Kasih, Kapolda berharap komunikasi dan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya umat Kristiani di Kota Bengkulu, semakin erat.

Kehadiran polisi di rumah ibadah, lanjutnya, bukan semata-mata untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan kebersamaan dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan.

Kegiatan Minggu Kasih di Gereja HKI tersebut berlangsung aman, tertib, dan khidmat.

 

Editor : Usmin


 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.