Mahasiswa FT Unib Juara I Kompetisi Esai Nasional, Usung Inovasi Digital Batik Sungai Lemau

oleh -22 Dilihat

Bengkulu — Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Bengkulu (FT Unib) meraih Gold Medal dan Juara I pada subtema Pariwisata dan Budaya dalam kompetisi esai nasional Forum Indonesia Muda 3 (FIM 3). Mereka mengusung gagasan pemanfaatan teknologi digital untuk melestarikan batik Sungai Lemau, warisan budaya Bengkulu Tengah.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Karel Desvalyudho, Kevin Prasetiyo, dan Khairunisah yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ercom FT KBM Unib. Prestasi itu diraih dalam kompetisi yang diselenggarakan Capai Cita bersama Universitas Muhammadiyah Malang pada 10–11 Oktober 2026.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengajukan esai berjudul “Asing di Mata, Hampa di Makna: GEMALA (Game, Edukasi, dan Media AR untuk Lestarikan Batik Sungai Lemau) sebagai Platform Integrasi Digital Budaya Bengkulu Tengah”.

Melalui gagasan GEMALA, tim menawarkan integrasi permainan digital, edukasi, dan teknologi augmented reality (AR) untuk memperkenalkan batik Sungai Lemau kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses pengenalan budaya lokal lebih interaktif dan menarik. Dengan memanfaatkan teknologi digital, batik Sungai Lemau tidak hanya dipandang sebagai produk budaya, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang perlu dikenali dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Gagasan itu sekaligus menunjukkan peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelestarian identitas daerah. Inovasi digital diharapkan dapat memperluas akses generasi muda terhadap pengetahuan tentang nilai dan kekhasan budaya Bengkulu Tengah.

Dekan Fakultas Teknik Unib, Afdhal Kurniawan Mainil, melalui Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Endina Putri Purwandari, menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut.

“Atas pencapaian tersebut, kami mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Karel Desvalyudho, Kevin Prasetiyo, Khairunisah, serta tim UKM Ercom FT KBM Unib yang telah berhasil meraih gelar juara,” ujar Endina.

Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan, menghasilkan karya inovatif, dan menguji gagasan melalui berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Endina, prestasi mahasiswa perlu menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kapasitas diri. Dengan demikian, karya yang dihasilkan tidak hanya mampu bersaing dalam kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga mendorong mahasiswa FT Unib untuk terus berkarya dan berinovasi guna membawa nama baik Universitas Bengkulu di berbagai ajang kompetisi.(Humas Unib)

 

Editpr : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.