Karang Taruna Bengkulu Bergerak Lewat Bakti Sosial, Pendidikan, dan Lingkungan

oleh -41 Dilihat

KAUR — Karang Taruna Provinsi Bengkulu menjadikan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat peran pemuda di tengah masyarakat. Kegiatan tidak hanya diisi aksi sosial, tetapi juga menyasar bidang pendidikan dan lingkungan.

Mengusung semangat ”Karang Taruna Bersatu, Bergerak, Berdampak”, rangkaian kegiatan BBKT di Kabupaten Kaur diisi dengan pemberian bantuan sosial, dukungan bagi sekolah dasar, serta aksi membersihkan kawasan Pantai Laguna.

Ketua Karang Taruna Provinsi Bengkulu Puja Kesuma mengatakan, kegiatan tersebut dirancang agar keberadaan organisasi kepemudaan itu dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

”Bulan Bakti Karang Taruna bukan hanya seremonial. Kita ingin kegiatan ini benar-benar memberikan dampak. Ada bakti sosial, bakti pendidikan, dan bakti lingkungan,” ujar Puja.

Dalam kegiatan bakti sosial, Karang Taruna memberikan bantuan kursi roda dan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menunjang aktivitas mereka.

Selain bantuan sosial, Karang Taruna juga memberikan bantuan perlengkapan kepada sekolah dasar. Dukungan itu merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan sarana pembelajaran sekaligus upaya membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak.

Bagi Karang Taruna, pendidikan menjadi bagian penting dari pembangunan generasi muda. Karena itu, keterlibatan pemuda tidak hanya diarahkan pada kegiatan sosial, tetapi juga pada upaya mendukung keberlangsungan pendidikan di daerah.

Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui aksi bersih-bersih sampah di sepanjang garis Pantai Laguna, Kabupaten Kaur. Kegiatan tersebut melibatkan Puja Kesuma, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kaur Afrizal, Ketua Karang Taruna Bengkulu Selatan Jemi Apriando, jajaran pengurus Karang Taruna, dan masyarakat.

Aksi tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir dan kelestarian lingkungan. Pantai sebagai ruang publik dan tujuan wisata dinilai membutuhkan kepedulian bersama agar tetap terjaga.

Puja mengatakan, pemuda harus berani mengambil peran dalam menjawab persoalan sosial di lingkungan masing-masing. Karang Taruna, kata dia, tidak cukup hanya menjalankan kegiatan kepemudaan, tetapi harus mampu menjadi bagian dari solusi.

”Kita ingin Karang Taruna hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan masyarakat dan bergerak bersama. Karena prinsip kita adalah Karang Taruna Bersatu, Bergerak, Berdampak,” katanya.

Ia mengapresiasi Karang Taruna Kabupaten Kaur yang menjadi tuan rumah, jajaran pengurus, masyarakat, sponsor, serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan BBKT 2026.

Menurut Puja, semangat gotong royong yang tumbuh melalui rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti setelah Bulan Bakti Karang Taruna berakhir.

”Mari terus bergerak, terus berbuat dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dan membawa perubahan positif bagi daerah,” ujarnya.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.