Bengkulu Tengah – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan disiplin kepada seluruh personel Polres Bengkulu Tengah.
Ia juga mengingatkan anggota agar tidak menyalahgunakan jabatan, anggaran, maupun terlibat dalam pelanggaran yang dapat merusak citra institusi.
Penegasan tersebut disampaikan Yudhi saat melakukan kunjungan kerja di Markas Polres Bengkulu Tengah, Kamis (29/10/2026).
Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho serta sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu.
Kedatangan rombongan Kapolda disambut Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Yanu Rihardi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, dan pejabat Polres Bengkulu Tengah.
Setelah penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan laporan satuan oleh Kapolres dan arahan Kapolda kepada personel di Aula Camkoha Polres Bengkulu Tengah.
Dalam arahannya, Yudhi meminta pengelolaan aset dan anggaran negara dilakukan secara tertib serta bertanggung jawab. Ia juga menginstruksikan jajaran terkait untuk menertibkan aset yang sudah tidak digunakan dan memanfaatkan sarana komunikasi dinas secara optimal.
“Anggaran DIPA dari negara jangan coba-coba untuk dimainkan,” tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan personel agar tidak menggunakan jabatan untuk memperoleh keuntungan pribadi. Menurut dia, setiap anggota harus menjalankan tugas dengan ikhlas, profesional, dan penuh tanggung jawab.
Ia turut menegaskan larangan bagi anggota Polri untuk terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, termasuk menjadi pengedar. Personel juga diingatkan agar menghindari aktivitas yang berpotensi memicu persoalan dan mencoreng nama institusi.
“Tidak ada lagi anggota Polri yang terlibat narkoba, apalagi menjadi pengedar,” ujarnya.
Terkait persoalan sengketa Hak Guna Usaha (HGU), Kapolda meminta jajaran Polres Bengkulu Tengah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ia menegaskan, kepolisian harus menjaga situasi tetap kondusif serta bertindak sesuai kewenangan dan ketentuan hukum apabila terjadi gangguan keamanan.
Secara khusus, Yudhi juga meminta para Bhabinkamtibmas memahami persoalan yang berkembang di wilayah binaan masing-masing. Kedekatan dengan masyarakat dan kemampuan mendeteksi potensi konflik sejak dini dinilai penting untuk mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Editor : Usmin










