Bengkulu Tengah – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu memperkuat dukungan terhadap ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Salah satu upayanya dilakukan dengan mengembangkan demplot budidaya bawang putih di Desa Tabalagan serta menggalakkan penanaman pohon di Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat (30/10/2026).
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid memimpin langsung kedua kegiatan tersebut. Turut hadir Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Prianto Teguh Nugroho, sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu, Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Yanu Rihardi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kelompok tani Desa Tabalagan.
Dalam kunjungan pertama, Kapolda meninjau demplot percontohan budidaya bawang putih di Desa Tabalagan, Kecamatan Semidang Lagan. Lahan tersebut menjadi tempat penerapan hasil studi tiru yang dilakukan Satgas Percepatan Swasembada Bawang Putih Polda Bengkulu bersama pembina kelompok tani dan petani dari sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu ke Sembalun, Nusa Tenggara Barat.
Melalui studi tiru tersebut, para peserta mempelajari tahapan budidaya bawang putih, mulai dari persiapan lahan dan benih, penanaman, pemeliharaan, hingga penanganan hasil panen. Pengetahuan itu kemudian diterapkan di Desa Tabalagan dengan mengadopsi pola budidaya yang dikembangkan di Sembalun.
Kapolda Bengkulu mengatakan, program Green Policing tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Green Policing bukan hanya soal menanam pohon, tetapi juga bagaimana Polri hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui demplot bawang putih ini, kita ingin membuktikan bahwa Bengkulu mampu menjadi sentra bawang putih sehingga dapat mendukung swasembada pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor,” ujar Yudhi.
Setelah meninjau demplot, Kapolda bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan memimpin penanaman pohon di kawasan Polsubsektor Semidang Lagan, Polres Bengkulu Tengah.
Penanaman tersebut merupakan bagian dari implementasi program Green Policing sekaligus upaya menciptakan lingkungan kerja kepolisian yang hijau, asri, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurut Yudhi, keberadaan pohon memiliki manfaat ekologis, antara lain membantu mengurangi risiko banjir dan longsor, menjaga sumber mata air, menghasilkan oksigen, serta menyerap karbon untuk mendukung mitigasi perubahan iklim.
Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengajak jajaran Polres Bengkulu Tengah, mulai dari kapolres, kapolsek, Bhabinkamtibmas hingga masyarakat dan kelompok tani, untuk mengembangkan percobaan penanaman bawang putih dan bawang merah di lahan Polsubsektor Semidang Lagan.
Ia berharap lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan pertanian produktif sekaligus percontohan bagi masyarakat.
“Saya mengimbau Kapolres, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, dan seluruh anggota agar bersama warga binaan serta komunitas petani bawang di Bengkulu Tengah menyukseskan percobaan penanaman bawang putih dan bawang merah di lahan Polsubsektor Semidang Lagan. Kita kelola dan rawat bersama, hasilnya nanti untuk masyarakat. Ini wujud Polisi Bersama Masyarakat yang peduli lingkungan dan ketahanan pangan,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Bengkulu berharap program Green Policing dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sinergi kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Bengkulu.
Editor : Usmin









