Hadapi Popda, Pemprov Bengkulu Prioritaskan Rehabilitasi Stadion Sawah Lebar

oleh -35 Dilihat

Bengkulu -Pemerintah Provinsi Bengkulu memprioritaskan rehabilitasi Stadion Sawah Lebar menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga sekaligus mendukung pembinaan atlet pelajar di Bengkulu.

Pembahasan rehabilitasi stadion dilakukan dalam rapat tertutup yang digelar di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu pada Senin (18/5). Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Nopri Walihan, Ketua KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain, Kepala BKAD Tommy Irawan, serta perwakilan Dinas PUPR.

Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan Stadion Sawah Lebar merupakan salah satu fasilitas olahraga dengan tingkat aktivitas yang tinggi. Stadion tersebut setiap hari dimanfaatkan masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk berolahraga.

“Kami sudah meminta Dinas PUPR segera merehabilitasi Stadion Sawah Lebar karena menjadi salah satu prioritas. Aktivitas olahraga di sana cukup tinggi dan banyak digunakan anak-anak muda,” ujar Herwan Senin (18/5/2026)..

Ia menjelaskan proses rehabilitasi akan dilakukan sesuai mekanisme dan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Dinas PUPR nantinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga terkait kebutuhan prioritas yang harus segera diperbaiki.

Herwan menargetkan perbaikan stadion dapat dimulai tahun ini dan rampung sebelum pelaksanaan POPDA.

“Yang jelas, kami meminta agar rehabilitasi dapat dilaksanakan tahun ini. Sebelum POPDA digelar, stadion diharapkan sudah diperbaiki sesuai kondisi anggaran yang tersedia,” katanya.

Selain Stadion Sawah Lebar, Pemprov Bengkulu juga menyoroti sejumlah fasilitas olahraga lain yang membutuhkan perbaikan dan perawatan. Beberapa di antaranya ialah gedung olahraga (GOR) cabang olahraga voli dan bulu tangkis yang pembangunannya belum selesai, serta sejumlah sarana olahraga lain yang rutin digunakan masyarakat.

Herwan menambahkan, pihaknya telah meminta Dinas Pemuda dan Olahraga mendata seluruh fasilitas olahraga yang memerlukan rehabilitasi agar dapat diusulkan dalam program pembangunan daerah.

“GOR voli belum selesai, begitu juga GOR bulu tangkis. Ada beberapa sarana olahraga lain yang perlu perawatan, termasuk sejumlah gedung olahraga di kabupaten dan kota,” tutupnya.

 

Editor. ; Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.