Drum Band SMA KTB Tampil Perdana di CFD Bundaran HI, Sosialisasikan SPMB 2027/2028

oleh -6 Dilihat

Jakarta — Drum band SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tampil perdana di ruang publik dalam kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Penampilan tersebut menjadi daya tarik kegiatan sekaligus sarana memperkenalkan SMA KTB kepada masyarakat. Selain drum band SMA KTB, kegiatan itu juga dimeriahkan Cakra Band Ditlantas Polda.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Kader Bangsa Dirgayuza Setiawan, tim Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB), siswa SMA KTB, SSDM Mabes Polri, serta SDM Polda.

Melalui kegiatan ini, masyarakat yang berolahraga dan beraktivitas di kawasan Bundaran HI dapat menyaksikan penampilan siswa sekaligus memperoleh informasi mengenai program pendidikan dan penerimaan murid baru SMA KTB.

Penampilan perdana drum band tersebut juga menjadi ajang untuk memperkenalkan pengembangan potensi nonakademik siswa. Pendidikan di SMA KTB tidak hanya menitikberatkan pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan bakat, kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepercayaan diri.

Kegiatan seni dan penampilan bersama diharapkan dapat membangun kekompakan, melatih tanggung jawab, serta mendorong siswa mengembangkan kemampuan dan minat mereka.

SMA KTB merupakan sekolah berasrama yang memadukan kurikulum International Baccalaureate (IB) dengan Kurikulum Nasional. Pendekatan tersebut diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, riset, komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan wawasan global.

Pembelajaran juga diperkuat dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial melalui kehidupan berasrama.

Untuk mendukung proses pembelajaran, SMA KTB dilengkapi ruang kelas modern, laboratorium sains, perpustakaan, laboratorium robotik, fasilitas olahraga, asrama, serta sarana pengembangan minat dan bakat siswa.

Ketua Eksekutif LP-KTB Jenderal Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan, pengembangan SMA KTB di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dilakukan melalui pembenahan sarana dan prasarana, mutu pembelajaran, tata kelola, pembentukan karakter, budaya literasi, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan standar layanan pendidikan.

Menurut Dedi, seluruh fasilitas sekolah harus dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, tertib, dan berkualitas.

“Yang kita siapkan bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi ekosistem pendidikan yang mampu membentuk karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan siswa menghadapi perkembangan zaman,” ujar Dedi.

Ia mengatakan, peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi pembelajaran, penguatan tata kelola, dan peningkatan standar layanan.

“Setiap hasil dan masukan dari proses akreditasi harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki apa yang masih kurang dan memperkuat apa yang sudah baik. Yang kita bangun adalah sistem pendidikan yang terus belajar dan berkembang,” katanya.

Pengembangan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran interaktif serta pemanfaatan laboratorium robotik, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), drone, dan teknologi lainnya juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan zaman.

Dalam sosialisasi di CFD Bundaran HI, tim LP-KTB bersama siswa SMA KTB, SSDM Mabes Polri, dan SDM Polda memberikan informasi mengenai program pendidikan, persyaratan, serta tahapan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028. Masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai proses pendaftaran dan memperoleh suvenir.

Sosialisasi tersebut bertujuan memperluas jangkauan informasi kepada calon murid dan orang tua agar dapat mempersiapkan diri mengikuti proses seleksi.

Minat masyarakat terhadap SMA KTB terlihat dari jumlah pendaftar pada dua angkatan sebelumnya. Angkatan I mencatat 11.765 pendaftar, sedangkan Angkatan II mencapai 17.291 pendaftar.

Jumlah tersebut menjadi dorongan bagi pengelola sekolah untuk memperluas sosialisasi dan memberikan informasi yang jelas mengenai model pendidikan, keunggulan sekolah, serta mekanisme penerimaan murid baru.

Melalui kegiatan ini, SMA KTB memperkenalkan model pendidikan yang memadukan penguatan akademik, pembentukan karakter, kemandirian, seni, olahraga, literasi, dan teknologi sebagai bagian dari persiapan generasi muda menghadapi persaingan global dengan tetap menjunjung integritas dan nilai kebangsaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.