BKKBN Bengkulu Latih Aplikasi RDK Bagi Kader Kampung KB

oleh -494 Dilihat
BKKBN Bengkulu menggelar rapat koordinasi dan pelatihan Aplikasi RKD bagi kampung KB di kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.(Foto HB/Idris)
BKKBN Bengkulu menggelar rapat koordinasi dan pelatihan Aplikasi RKD bagi kampung KB di kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.(Foto HB/Idris)

Bengkulu-Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, pada awal pekan kedua September menggelar pertemuan bersama mitra, di antaranya Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Kader Rumah Data Kependudukan (RDK) kampung KB dan unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB kabupaten dan kota di Bengkulu.

Difasilitasinya kader tersebut, sebagai upaya tersedia data publik dalam bidang kependudukan di kampung KB yang valid, terpercaya yang menjadi kebutuhan dasar dalam pelaksanaan program.

Tersediannya data dan analisis kependudukan bagi pemerintah dan lintas sektor dalam upaya memberikan intervensi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tepat sasaran dan tepat guna.

Selain itu, fasilitasi pendataan RDK juga bertujuan untuk membangun kepedulian dan kesadaran akan data, permasalahan kependudukan dan pendidikan wawasan kependudukan bagi masyarakat di kampung KB.

Demikian pula dapat membangun kelompok kerja dalam bidang data pada tingkat mikro yang mampu menjadi rekan strategis pemerintah dalam mengambil keputusan dan kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Nesianto, dalam sambutannya pada pembukaan fasilitasi pendataan RDK awal September baru ini mengatakan, pemerintah terus mengoptimalkan penyelenggaraan kampung KB agar dapat menjadi gerakan bersama, terintegrasi dan konvergen dalam pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Optimalisasi kampung KB tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas. Dimana didalamnya terdapat empat output yang harus dicapai yaitu penyediaan data dan dokumen kependudukan , peningkatan perubahan perilaku, peningkatan cakupan layanan dan rujukan pada keluarga, penataan lingkungan keluarga dan masyarakat, ujar Nesianto.

“Sinergitas program Bangga Kencana dengan sektor lainnya, seperti bidang sosial, ekonomi, lingkungan maupun politik dan keamanan menjadi unsur penting dalam implementasi kampung KB,” ujarnya.

Pendataan RKD

Sementara itu, Hanik Widiastuti, panitia penyelenggara fasilitasi pendataan RDK menyampaikan bahwa, pertemuan yang digelar di ruang belajar Balai Pelatihan dan Pengembangan (Blatbang) BKKBN itu berlangsung selama tiga hari itu, sejak 5-7 September-2022 dengan melibatkan peserta sebanyak 67 orang. Terdapat unsur PKB sebanyak 20 orang, Kader RDK Kampung KB 30 orang dan sebanyak 10 orang unsur OPD KB kabupaten dan kota.

Dikatakannya, RDK adalah kelompok kegiatan masyarakat di wilayah kampung KB yang berfungsi sebagai pusat data dan informasi kependudukan di tingkat mikro. Pembentukan RDK untuk menyediakan data dan analisis kependudukan di kampung KB.

Kampung KB yang disebut kampung keluarga berkualitas di Provinsi Bengkulu telah dibentuk sebanyak 258 kampung/desa. Diantaranya terdapat kampung KB dengan kategori paripurna sebanyak 23 kampung/desa. Melalui kampung KB dan sejumlah organisasi dimdalamnya diharap dapat mengabil peran penanganan program penurunan stunting di Bengkulu.(rs/min)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.