Bengkulu Tengah Susun RDTR Karang Tinggi-Semidang Lagan untuk Dorong Investasi

oleh -56 Dilihat

Bengkulu Tengah – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, menggelar Focus Group Discussion (FGD) I penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Karang Tinggi dan RDTR Kawasan Strategis Perkotaan Semidang Lagan untuk menyelaraskan batas dan arah pengembangan wilayah perencanaan.

FGD yang digelar di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, Kamis (1/10), tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Tomi Marisi yang hadir mewakili Bupati Bengkulu Tengah.

Kegiatan itu menjadi forum untuk memvalidasi data dan menghimpun masukan dari pemerintah, kementerian/lembaga, pemangku kepentingan, serta pihak terkait dalam menentukan arah penataan ruang di kedua wilayah tersebut.

Sejumlah pihak yang hadir secara langsung antara lain pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu, Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Bengkulu Tengah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat Karang Tinggi dan Semidang Lagan, Direktur Perumda Tirta Rafflesia, perwakilan PT PLN UP3 Bengkulu, serta tim konsultan penyusun RDTR.

Sementara peserta yang mengikuti secara daring antara lain Kasubdit Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I.C

Kementerian ATR/BPN Amelia Novianti, pejabat fungsional penata ruang ahli utama, perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Bengkulu, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dua wilayah perencanaan

Dalam penyusunan RDTR tersebut terdapat dua wilayah perencanaan (WP), yakni WP Karang Tinggi yang mencakup 12 desa dan WP Semidang Lagan yang mencakup 11 desa.

Penetapan wilayah perencanaan mempertimbangkan batas fisik dan administrasi, fungsi dan peran kawasan, luas ideal wilayah, potensi investasi, serta kesesuaiannya dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berlaku.

Tim konsultan memaparkan sejumlah alternatif deliniasi wilayah sebagai bahan pembahasan sebelum ditetapkan batas perencanaan.

Untuk WP Karang Tinggi, alternatif pertama memiliki luas 4.919,07 hektare dan mencakup 12 desa inti di Kecamatan Karang Tinggi.

Alternatif kedua memiliki luas 5.905,46 hektare dengan cakupan yang diperluas hingga Desa Durian Demang dan Desa Padang Tambak untuk membentuk kesatuan kawasan pembangunan yang lebih utuh.

Sementara WP Semidang Lagan memiliki alternatif pertama seluas 3.991,08 hektare yang mencakup 11 desa inti dengan pendekatan berdasarkan kesatuan aliran sungai dan akses jalan utama.

Alternatif kedua memiliki luas 4.599,01 hektare dengan cakupan diperluas hingga Desa Pagar Gunung dan Desa Karang Nanding dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan kawasan.

Selain alternatif masing-masing wilayah, tim konsultan juga memaparkan alternatif terpadu yang menggabungkan kedua wilayah perencanaan dengan mempertimbangkan luas, batas administrasi, serta karakteristik setiap desa.
Landasan penataan ruang

Tomi Marisi mengatakan penyusunan RDTR penting untuk menghasilkan dokumen yang dapat menjadi acuan dalam pemanfaatan dan pengendalian ruang sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pengembangan kawasan.

Dokumen tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan arah yang lebih jelas bagi pembangunan dan investasi di Kecamatan Karang Tinggi serta Kawasan Strategis Perkotaan Semidang Lagan.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah juga mengapresiasi partisipasi berbagai pihak dalam proses penyusunan RDTR dan berharap masukan yang diberikan dapat menghasilkan dokumen yang berkualitas, implementatif, dan berkelanjutan.

Rangkaian penyusunan RDTR selanjutnya dilanjutkan dengan Konsultasi Publik (KP) I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) pada Jumat (2/10)/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lokasi yang sama tersebut bertujuan menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan, khususnya terkait aspek lingkungan hidup dan keberlanjutan dalam penataan ruang di wilayah perencanaan (MC)

 

Editor  :Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.