Bengkulu Tengah -‘Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto meninjau pembangunan dan rehabilitasi sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, untuk memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana.
Peninjauan dilakukan di Desa Pagar Gunung, Kecamatan Semidang Lagan, dan Desa Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa, Selasa (15/9/2016).
Di Desa Pagar Gunung, Bupati meninjau pembangunan lanjutan ruas jalan yang menghubungkan Pagar Gunung dengan Taba Lagan.
Dari sekitar 850 meter ruas jalan yang belum tertangani, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah pada 2026 mengalokasikan pembangunan sepanjang 350 meter.
“Sesuai dengan janji kita sebelumnya, pembangunan jalan dari Pagar Gunung ke Taba Lagan akan kita lanjutkan. Dari sisa sekitar 850 meter, tahun ini kita anggarkan 350 meter,” kata Rachmat.
Ia mengatakan pembangunan ruas tersebut akan dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh jalan terselesaikan. Setelah ruas Pagar Gunung-Taba Lagan, pemerintah daerah juga menargetkan pembangunan jalan Pagar Gunung-Penanding sepanjang sekitar 5 kilometer.
“PR kita berikutnya adalah jalan dari Pagar Gunung menuju Penanding yang panjangnya kurang lebih 5 kilometer. Kita berharap secara bertahap seluruh jalan di Kabupaten Bengkulu Tengah dapat kita perbaiki,” ujarnya.

Terkait ruas Pagar Gunung-Kota Niur, Rachmat mengatakan pemerintah daerah masih menghadapi persoalan status dan perizinan karena jalan tersebut sebelumnya merupakan jalan perusahaan dan berada di kawasan hutan lindung.
Menurut dia, penyelesaian status dan perizinan masih memerlukan koordinasi dengan kementerian terkait agar pemerintah daerah memiliki dasar untuk melakukan pembangunan.
“Pemerintah daerah akan terus berusaha agar statusnya dapat berubah dan nantinya kita memiliki dasar untuk melakukan pembangunan. Kita mohon masyarakat bersabar,” katanya.
Rachmat juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur jalan yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah, termasuk dengan mengawasi kendaraan yang melintas agar tidak melebihi batas tonase.
“Jalan ini dibangun menggunakan uang rakyat. Karena itu, mari kita jaga bersama. Ada batas tonasenya, jadi kalau ada kendaraan yang melebihi tonase, mari kita sama-sama tegur agar jalan yang sudah dibangun ini tidak cepat rusak,” ujarnya.
Peninjauan dilanjutkan ke Desa Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa, untuk melihat pembangunan ruas jalan Talang Pauh Dusun III sepanjang sekitar 1,2 kilometer.
Pada 2026, pemerintah kabupaten mengalokasikan pembangunan sepanjang 750 meter, sementara sisanya akan dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
Rachmat mengatakan ruas jalan tersebut dibangun dengan konstruksi hotmix dan ditargetkan dapat digunakan masyarakat pada November 2026.
“Jalan Talang Pauh Dusun III ini panjangnya sekitar 1,2 kilometer. Tahun ini kita bangun 750 meter dan sisanya akan kita lanjutkan secara bertahap pada tahun depan,” katanya.
Kepala Desa Talang Pauh menyampaikan apresiasi atas pembangunan tersebut. Ia mengatakan perbaikan jalan itu telah dinantikan masyarakat selama sekitar 20 tahun.
Pembangunan jalan di sejumlah wilayah Bengkulu Tengah diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
Editor : Usmin









