Bengkulu — Balai Karantina Bengkulu menggelar bazar pangan murah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Senin (5/10/2026).
Sebanyak 150 warga menjadi sasaran layanan kesehatan yang digelar bekerja sama dengan Puskesmas Betungan.
Bazar pangan murah dilaksanakan bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu dan sejumlah pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-3 Badan Karantina Indonesia dan Hari Karantina Indonesia ke-149.
Kepala Balai Karantina Bengkulu Betty Fajarwati mengatakan, kegiatan tersebut dirancang agar peringatan Hari Karantina tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Untuk memperingati Hari Karantina ke-149, hari ini kami mengadakan cek kesehatan gratis untuk masyarakat dan bazar murah,” kata Betty .
Menurut Betty, pemeriksaan kesehatan dilakukan bersama Puskesmas Betungan, sedangkan bazar pangan murah melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu dan UMKM di sekitar lokasi.
Rangkaian kegiatan Hari Karantina, lanjut dia, juga dikaitkan dengan isu ketahanan pangan, keamanan hayati, serta dukungan terhadap perdagangan komoditas daerah..
Betty mengatakan, tema peringatan tahun ini, yakni “Dari Penjaga Gerbang ke Diplomasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas”, mencerminkan perubahan peran Karantina yang tidak hanya bertugas mencegah masuk dan tersebarnya hama serta penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan.
“Karantina juga memiliki peran dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga keamanan hayati, serta membantu komoditas daerah memenuhi persyaratan negara tujuan,” ujarnya.
Di Bengkulu, upaya menjaga keamanan hayati antara lain diarahkan ke Pulau Enggano.
Balai Karantina Bengkulu menyiapkan sejumlah kegiatan untuk mencegah ancaman jenis asing invasif, termasuk rencana pembersihan eceng gondok di kawasan sungai.
Kegiatan lingkungan lainnya berupa penanaman pohon akan dilakukan di kawasan Pulau Baai.
Di sektor perdagangan, Balai Karantina Bengkulu mendampingi komoditas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya agar memenuhi persyaratan karantina serta ketentuan negara tujuan.
“Kami juga menjadi fasilitator ekspor. Kami bekerja sama dengan Kementerian UMKM dan Kementerian Desa untuk menggelorakan Go Ekspor dari komoditas asli daerah,” kata Betty.
Ia menjelaskan, sertifikasi karantina menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan komoditas yang dikirim memenuhi persyaratan kesehatan dalam perdagangan internasional.
Sementara itu, Camat Selebar Ruslili mengapresiasi pemilihan Kelurahan Betungan sebagai lokasi kegiatan.
Menurut dia, pelayanan yang dilakukan langsung di lingkungan warga membuat manfaat kegiatan lebih mudah dirasakan masyarakat.
“Kami mengapresiasi Balai Karantina Bengkulu yang memilih lokasi ini sehingga dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Acara seperti ini membantu masyarakat karena kami didatangi langsung dan sangat menghemat waktu,” ujar Ruslili.
Ruslili juga mengimbau warga memanfaatkan bazar pangan murah secara bijak dengan membeli sesuai kebutuhan.
Dengan demikian, manfaat program tersebut dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
“Untuk bazar pangan murah, kami berharap masyarakat membeli sesuai kebutuhan sehingga semuanya bisa mendapatkan manfaat,” katanya. (**)
Editor : Usmin











