Aklamasi Warnai Konferta IV, Demon-Gilang Pimpin AJI Bengkulu

oleh -13 Dilihat

Bengkulu – Demon Fajri dan Gilang Tri Wibisono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bengkulu periode 2026-2029 dalam Konferensi Kota (Konferta) IV AJI Bengkulu yang digelar di Hotel Santika, Kota Bengkulu, Minggu (3/5/2026).

Keduanya dipercaya memimpin organisasi profesi jurnalis tersebut untuk tiga tahun ke depan menggantikan kepengurusan periode 2023-2026.

Penetapan pasangan Demon Fajri dan Gilang Tri Wibisono dilakukan dalam forum Konferta IV yang dihadiri anggota AJI Bengkulu serta Sekretaris Jenderal AJI Indonesia Bayu Wardhana.

Pemilihan secara aklamasi mencerminkan kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan baru untuk melanjutkan estafet organisasi di tengah tantangan dunia pers yang terus berkembang.

Demon Fajri merupakan jurnalis Bincang Perempuan, sedangkan Gilang Tri Wibisono merupakan jurnalis Kompas TV.

Pada periode sebelumnya, AJI Bengkulu dipimpin Yunike Karolina sebagai ketua dan Demon Fajri sebagai sekretaris. Masa kepengurusan tersebut berakhir pada Mei 2026.

Ketua terpilih Demon Fajri menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan anggota kepada dirinya.

“Ini merupakan amanah besar yang tentu tidak bisa dijalankan sendiri. Saya berharap dukungan dan masukan dari seluruh anggota agar AJI Bengkulu semakin baik,” kata Demon.

Ia mengatakan kepengurusan baru akan dihadapkan pada tantangan besar, terutama di tengah perkembangan ekosistem digital yang terus berubah.
Menurut dia, organisasi profesi jurnalis harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik.

“Perubahan digital sangat cepat. Tantangannya bukan hanya persaingan media, tetapi juga maraknya informasi yang belum tentu benar. AJI Bengkulu harus hadir menjaga profesionalisme dan kualitas jurnalisme,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya berkomitmen memperkuat solidaritas antaranggota, meningkatkan kapasitas jurnalis, serta menjaga independensi profesi dari berbagai bentuk intervensi.

Sementara itu, Sekretaris terpilih Gilang Tri Wibisono menyatakan siap mendampingi ketua menjalankan program organisasi.
Ia menilai AJI Bengkulu memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem pers yang sehat di daerah.

“Kami ingin AJI Bengkulu menjadi rumah bersama bagi jurnalis yang menjunjung integritas, kompetensi, dan kebebasan pers. Kolaborasi seluruh anggota akan sangat menentukan,” kata Gilang.
Sekretaris Jenderal AJI Indonesia Bayu Wardhana mengatakan konferensi kota merupakan bagian penting dari regenerasi organisasi dan proses demokrasi internal AJI.

“Konferta adalah ruang penyegaran organisasi. Dari sini lahir kepemimpinan baru dan semangat baru untuk menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Menurut Bayu, jurnalis saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan terhadap kebebasan pers, intervensi berbagai kepentingan, hingga perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Karena itu, kata dia, organisasi profesi seperti AJI harus semakin aktif merawat solidaritas sesama jurnalis serta meningkatkan kualitas karya jurnalistik.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026-2029, AJI Bengkulu diharapkan mampu menjawab tantangan era digital serta terus memperjuangkan kebebasan pers dan profesionalisme media di Bengkulu.

 

Editor :  Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.