Pemkab Bengkulu Tengah dan BNNP Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba

oleh -26 Dilihat

Bengkylu Tengah – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah siap memperkuat kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto saat menerima audiensi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BNNP Bengkulu Alaxander Soeki di ruang tamu bupati, Senin (26/10/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam program Senenan itu membahas penguatan sinergi lintas sektor melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Wijaya Atmaja, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Tandrin Donin, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Harmen Junaidi, Kepala Dinas Sosial Watiullah, serta Kepala Dinas Kesehatan Barti Hasibuan.

Plt. Kepala BNNP Bengkulu Alaxander Soeki mengatakan, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan dan keterlibatan pemerintah daerah. Menurut dia, BNN tidak dapat bekerja sendiri sehingga kolaborasi dengan pemerintah kabupaten menjadi bagian penting dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika.

Ia juga mengapresiasi sambutan Bupati Bengkulu Tengah dan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi. Langkah pencegahan sejak dini, menurut dia, perlu menjadi perhatian agar penyalahgunaan narkoba tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Sementara itu, Bupati Rachmat Riyanto menyatakan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti pertemuan tersebut melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Koordinasi itu diperlukan untuk merumuskan strategi dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi wilayah Bengkulu Tengah.

“Ada beberapa sasaran yang akan menjadi target-target, termasuk beberapa mungkin di desa-desa. Nah, ini kita akan coba kolaborasikan nanti,” ujar Rachmat.

Ia menegaskan, pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurut dia, penanganan sejak awal penting agar persoalan narkoba tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Kita ingin sebelum ini menjadi api yang besar, api kecilnya dipadamkan,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bengkulu Tengah bersama BNNP Bengkulu akan membahas strategi dan bentuk kegiatan yang dapat dilaksanakan secara bersama. Pelibatan OPD terkait serta kemungkinan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa menjadi bagian dari rencana yang akan dikoordinasikan.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Bengkulu Tengah berharap upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih terarah, dengan mengutamakan pencegahan dini dan keterlibatan berbagai pihak dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika.(MC)

 

Editor :  Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.