Pemprov Bengkulu dan PT Pelindo Bahas Pengembangan Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai

oleh -6 Dilihat
Wagub Bengkulu, Mian, Sekdaprov Herwan Antoni bersama pejabat Pemprov Bengkulu foto bersama usai menggelar rapat bersama pengembangan kawasan industri Pulau Baai dengan Dirut PT Pelindo di Kantor Pusat PT Pelindo, Jakarta.(Foto/Ist)
Wagub Bengkulu, Mian, Sekdaprov Herwan Antoni bersama pejabat Pemprov Bengkulu foto bersama usai menggelar rapat bersama pengembangan kawasan industri Pulau Baai dengan Dirut PT Pelindo di Kantor Pusat PT Pelindo, Jakarta.(Foto/Ist)

Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus mendorong percepatan pengembangan kawasan industri pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu Herwan Antoni, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan, Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Yuliswani, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian dan Pembangunan Raden Ahmad Denni, serta sejumlah pejabat Pemprov Bengkulu lainnya, menggelar rapat bersama Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo, Achmad Muctasor, di Jakarta, Kamis (5/3/2026) pagi.

Rapat berlangsung di Pelindo Tower, Jalan Yos Sudarso Nomor 9, Jakarta Utara tersebut, dihadiri jajaran pejabat PT Pelindo pusat. Pertemuan itu membahas secara mendalam rencana pengembangan kawasan industri pelabuhan Pulau Baai.

Dalam kesempatan tersebut, Mian menyampaikan bahwa kawasan industri di sekitar pelabuhan memiliki nilai strategis dalam mendukung aktivitas perdagangan dan pengolahan berbagai komoditas unggulan daerah.

“Kawasan industri pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu akan memberikan nilai tambah bagi hasil perkebunan, pertanian, pertambangan, dan perikanan,” ujar Mian.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, salah satunya pendangkalan alur pelayaran menuju pelabuhan. Namun demikian, menurutnya persoalan tersebut dapat di atasi melalui kerja kolaboratif antara PT Pelindo Regional Bengkulu, pemerintah daerah, serta Kementerian Perhubungan.

Mian menilai posisi strategis Pelabuhan Pulau Baai di wilayah pantai barat Sumatera membuka peluang besar untuk menjadikannya sebagai salah satu ekosistem pelabuhan dan kawasan industri yang representatif di kawasan tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo, Achmad Muctasor, menyampaikan bahwa kawasan pelabuhan tersebut juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi pembangunan pabrik biodiesel.

Ia mendorong adanya nota kesepahaman (MoU) antara para pihak guna merealisasikan pembangunan kawasan pabrik biodiesel di Pelabuhan Pulau Baai sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri ke depan.

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.