Bengkulu-Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto mengatakan, tunjangan penghasilan pegawai (TPP) ASN dilingkup Pemkab Bengkulu Tengah tahun 2026 terpaksa dipangkas sebesar 70 persen sebagai dTKD Dampak terjadi pemangkasan dana transfer daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.
“Pemkab Bengkulu Tengah terpaksa melakukan pemangkasan TPP ASN sebagai dampak pemotongan TKD tahun 2026 oleh Pemerintah Pusat. Kita terpaksa menyesuaikan kemampuan keuangan daerah untuk membayar TPP ASN di wilayah ini,” kata Bupati Rachmat Riyanto, di Bengkulu, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, akibat pemangkasan TKD oleh pemerintah pusat pada tahun 2026, maka Pemkab Bengkulu Tengah menilai penyesuaian belanja menjadi langkah yang tidak bisa dihindari demi menjaga stabilitas APBD 2026.
Pemotongan TPP diberlakukan untuk seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah. Pemerintah daerah menegaskan kebijakan tersebut bukan bentuk pengabaian kesejahteraan pegawai, tapi sebagai onsekuensi dari keterbatasan fiskal daerah.
Seiring dengan pemangkasan TPP, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto juga melakukan penyesuaian pola kerja ASN. Pada bulan Desember telah dilakukan uji coba skema kerja tiga hari masuk kantor, sementara hari lainnya dapat bekerja dari rumah atau lokasi lain.
Untuk tahun 2026, pembayaran TPP ASN Bengkulu Tengah baru dilakukan selama enam bulan, terhitung Januari hingga Juni. Hingga saat ini belum ada kepastian terkait pembayaran TPP untuk enam bulan berikutnya.
Meski demikian, Bupati Rachmat berharap kinerja ASN di lingkup Pemkab Bengkulu tetap meningkat meski TPP tahun 2026 dipotong sebesar 70 persen dari sebelumnya.
Sementara itu, sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu pada tahun 2026 juga melakukan pemotongan TPP ASN, termasuk Pemprov Bengkulu. Hal ini terjadi sebagai imbas dari pemotongan TKD oleh pemerintah pusat
Pemprov Bengkulu pada tahun 2026 ini terjadi pemangkasan TKD sebesar Rp 345 miliar. Hal ini sangat menganggu berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan, termasuk pembayaran TPP ASN.
Meski TKD Pemprov Bengkulu dipangkas pusat Rp 345 miliar, tapi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.
Editor : Usmin









