Fakultas Kedokteran Unib Buka Prodi Dokter Spesialiasi Obsgyn

oleh -89 Dilihat
Dekan FKIK Unib dan calon Ketua Prodi PPDS Obsgyn saat menyampaikan presentasi di hadapan Asesor.(Foto/Humas Unib/Purna Herawan)
Dekan FKIK Unib dan calon Ketua Prodi PPDS Obsgyn saat menyampaikan presentasi di hadapan Asesor.(Foto/Humas Unib/Purna Herawan)

Bengkulu- Fakultas Kedokteran Universitas Bengkulu (Unib) pada tahun 2026 ini, resmi membuka program pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obsgyn). Prodi baru ini baru menerima mahasiswa pada semester ganjir tahun 2026/2027.

Untuk merealisasikan prodi baru tersebut, Unib telah melaksanakan sejumlah tahapan pendirian program studi, seperti Visitasi Evaluasi Lapangan oleh Tim Asesor, dan telah lakukan pada Jumat (9/1/2026) lalu.

Visitasi tersebut menjadi penilaian krusial terhadap kesiapan akademik, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis di FKIK Unib.

Tim Asesor terdiri dari Prof Ari Fahrial Syam, dan Prof Wiryawan Permadi. Rapat evaluasi administrasi berlangsung di Gedung FKIK Unib, dan dihadiri langsung oleh Rektor Unib, Indra Cahyadinata, didampingi para wakil rektor.

Indra Cahyadinata mengatakan, pembukaan PPDS Obsgyn merupakan langkah strategis Unib dalam menjawab krisis tenaga medis spesialis, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Provinsi Bengkulu.

“Seluruh pimpinan Unib memberikan dukungan penuh, sehingga pada semester ganjil 2026 PPDS Obsgyn FKIK Unib, sudah dapat menerima mahasiswa baru,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar mengatakan, pemprov memberikan apresiasi atas pendirian prodi baru di Fakultas Kedokteran, yakni PPDS Obsgyn mulai menerima mahasiswa baru pada semester ganjil tahun 2026-2027.
Dibukanya prodi dokter spesialis Obstetri dan Ginekolgi ini, maka kebutuhan dokter tersebut di wilayah Sumbagsel dapat segera teratasi, khususnya di Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap aspek administrasi, SDM, fasilitas pembelajaran, serta sarana dan prasarana, Tim Asesor dalam rapat pleno menyatakan FKIK Unib layak menyelenggarakan PPDS Obsgyn.

Momentum ini menandai langkah awal penyelenggaraan program dokter spesialis pertama di Provinsi Bengkulu, sekaligus tonggak penting penguatan peran Unib dalam pembangunan kesehatan daerah.

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.