Wali Kota Dedy Wahyudi Bersama Kapolres Bengkulu Cek SPBU Pastikan Stok BBM Aman

oleh -31 Dilihat
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmat Hidayat dan Plt Sekda Kota Bengkulu, Medi mengecek salah satu SPBU di daerah ini untuk memastikan stok dalam keadaan aman dan cukup.(Foto/Ist)
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmat Hidayat dan Plt Sekda Kota Bengkulu, Medi mengecek salah satu SPBU di daerah ini untuk memastikan stok dalam keadaan aman dan cukup.(Foto/Ist)

Bengkulu-Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi bersama Kapolresta Bengkulu, Komnbes Pol Rahmad Hidayat melakukan pengecekan SPBU di daerah ini guna memastikan pelayanan di SPBU berjalan norman dan stok dalam keadaan cukup.

Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan bahwa pasokan BBM di Kota Bengkulu masih berada dalam kondisi aman serta untuk meredam kekhawatiran masyarakat yang sempat muncul akibat antrean kendaraan di beberapa SPBU.

Wali Kota Bengkulu dan rombongan memantau kondisi tangki penyimpanan BBM serta aktivitas distribusi di sejumlah titik pengisian. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok bahan bakar masih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan, tidak ada gangguan serius dalam rantai pasokan BBM di wilayahnya. Ia menyebutkan, dari hasil pemantauan langsung di lapangan, beberapa SPBU masih memiliki cadangan stok yang cukup besar di tangki penyimpanan.

Menurutnya, ada tangki yang masih menyimpan sekitar 11 ton BBM, sementara di lokasi lain tersisa sekitar 8 ton. Bahkan, jika stok tersebut menipis, distribusi dari pihak pemasok akan segera masuk untuk mengisi kembali persediaan.

“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Stok BBM masih tersedia dan distribusi tetap berjalan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir apalagi sampai melakukan pembelian secara berlebihan,” ujar Dedy Wahyudi kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).

Ia menekankan bahwa situasi bisa tetap stabil selama masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Jika warga melakukan pembelian secara wajar, maka pasokan yang ada akan mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Selain memastikan ketersediaan BBM, pemerintah kota juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi penyalahgunaan distribusi bahan bakar. Walikota mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan menimbun atau membeli BBM secara berulang untuk tujuan tertentu.

Pemerintah Kota Bengkulu telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk meningkatkan pengawasan di lapangan. Langkah ini diambil guna mencegah adanya praktik “pengunjal” atau pengisian BBM berkali-kali yang dilakukan oleh oknum tertentu untuk menimbun bahan bakar.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mengambil tindakan tegas jika menemukan pelanggaran tersebut. Menurutnya, praktik penimbunan atau pengisian berulang dapat mengganggu distribusi BBM dan berpotensi merugikan masyarakat luas.

Ia meminta para pengelola SPBU untuk lebih waspada terhadap aktivitas pengisian yang mencurigakan. Jika terdapat kendaraan atau individu yang berkali-kali datang untuk mengisi BBM dalam waktu singkat, pihak SPBU diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian.

“Kami mengimbau pengelola SPBU agar segera melaporkan ke call center 110 apabila melihat kendaraan yang sama melakukan pengisian berulang. Petugas kami siap turun untuk melakukan pengecekan dan penindakan,” jelas Rahmad Hidayat.

Selain itu, kepolisian juga akan meningkatkan patroli di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu guna memastikan antrean berjalan tertib dan distribusi BBM tetap lancar.

Peninjauan ini sendiri dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, serta aparat kepolisian dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Walikota Bengkulu menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi BBM. Ia memastikan seluruh pihak terus berkomunikasi untuk mengantisipasi potensi gangguan di lapangan.

“Koordinasi antara pemerintah kota, kepolisian hingga pemerintah provinsi berjalan sangat baik. Tujuannya agar masyarakat tetap merasa tenang dan kebutuhan energi tetap terpenuhi,” katanya.

Di akhir keterangannya, pemerintah dan kepolisian kembali mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang dapat memicu kepanikan. Warga diminta membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan, serta mengikuti antrean dengan tertib di setiap SPBU.

Dengan pengawasan yang terus diperketat dan distribusi yang tetap berjalan, pemerintah optimistis kondisi pasokan BBM di Kota Bengkulu akan tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.