Usai Idulfitri 1447 Hijriah, Harga Cabai Panjang Merah di Bengkulu Turun

oleh -8 Dilihat
Harga cabai panjang merah usai Idulfitri 1447 Hijriyah di Bengkulu turun dari Rp 45.000 menjadi Rp 25.000-Rp 30.000/kg.(Foto/Ist)
Harga cabai panjang merah usai Idulfitri 1447 Hijriyah di Bengkulu turun dari Rp 45.000 menjadi Rp 25.000-Rp 30.000/kg.(Foto/Ist)

Bengkulu-Sepekan lebih usai Idulfitri 1447 Hijriyah harga cabai panjang merah di Kota Bengkulu turun tajam dari semula Rp 45.000 menjadi Rp 25.000/kg. Penurunan ini terjadi karena pasokan dari petani ke pasar melimpah, dan permintaan dari konsumen belum normal.

Selain cabai harga berbagai komoditas lainnya juga mulai stabil, terutama sayur mayur. Demikian hasil pantauan di pasar tradisional Panoroma, Kota Bengkulu, Minggu (29/3/2026).

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Rahmat (36), mengatakan harga cabai merah eceran saat ini berkisar antara Rp25.000-Rp30.000/kg dari sebelumnya mencapai Rp 45.000/kg.

Penurunan harga ini dipengaruhi oleh melimpahnya stok lokal dari daerah penghasil seperti Curup dan Kepahiang. Para petani di dua kabupaten usai hari raya Idulfitri melaksanakan panen cabai besar-besaran, sehingga pasokan ke pasar melimpah.

Sementara permintaan cabai panjang merah dari komsumen setelah lebaran belum normal karena usaha rumah makan yang banyak membutuhkan cabai belum membuka usahanya. Dengan demikian, stok banyak dan permintaan berkurang maka harga turun, katanya.

Selain cabai merah, komoditas cabai rawit dan cabai setan masih terpantau stabil. Harga kedua jenis cabai tersebut berada di kisaran Rp40.000-Rp50.000/kg.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada komoditas bawang merah yang justru mengalami kenaikan harga. Saat ini, harga bawang merah mencapai Rp50.000/kg naik dari sebelumnya di kisaran Rp 40.000- Rp45.000/kg.

Kenaikan harga bawang merah diduga disebabkan oleh belum maksimalnya pasokan yang masuk ke wilayah Bengkulu. Para pedagang berharap distribusi segera kembali normal agar harga dapat kembali stabil di pasaran.

Editor : Usmin

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.