UI GreenMetric 2025, Universitas Bengkulu Tempati Peringkat 56 Nasional

oleh -168 Dilihat
Hasil UI GreenMetric 2025 menetapkan Universitas Bengkulu (Unib) pada peringakat 56 nasional. Acara ini diselenggarakan Undip Semarang, Jawa Tengah pada akhir 2025 lalu.(Foto/Ist)
Hasil UI GreenMetric 2025 menetapkan Universitas Bengkulu (Unib) pada peringakat 56 nasional. Acara ini diselenggarakan Undip Semarang, Jawa Tengah pada akhir 2025 lalu.(Foto/Ist)

Bengkulu-Universitas Bengkulu (Unib) kembali meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional dan global. Berdasarkan pengumuman dan penganugerahan UI GreenMetric World University Rankings 2025, digelar di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, 16 Desember 2025 lalu, Unib berhasil menempati peringkat 56 dari 196 peserta nasional dan 574 dari 1.744 peserta dunia .

Capaian ini menunjukkan tren positif dengan lonjakan 14 peringkat dibandingkan tahun 2024, ketika Unib berada di posisi 70 nasional. Meski belum sepenuhnya mengulang prestasi peringkat 31 dan 41 yang pernah diraih pada 2022 dan 2021, hasil tahun 2025 menjadi momentum penting sekaligus pemantik semangat bagi Unib untuk terus memperkuat komitmen sebagai kampus hijau yang berkelanjutan.

UI GreenMetric sendiri merupakan pemeringkatan global yang mengukur komitmen dan kinerja perguruan tinggi dalam pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan kampus. Penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator utama, antara lain tata kelola lingkungan kampus, pengelolaan energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, konservasi air, sistem transportasi berkelanjutan, serta integrasi pendidikan dan riset berbasis keberlanjutan.

Rektor Universitas Bengkulu, Indra Cahyadinata,di Bengkulu, Jumat (2/1/2026) menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan peringkat UI GreenMetric merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika Unib.
Advertisement

“Peringkat ini mencerminkan komitmen bersama sivitas akademika Unib dalam membangun budaya kampus yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. UI GreenMetric juga menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Indra.

Indra menambahkan, capaian ini akan menjadi pijakan untuk semakin menguatkan integrasi prinsip keberlanjutan dalam tridarma perguruan tinggi. Unib akan terus mendorong riset, inovasi, serta penguatan sistem informasi yang mendukung pengelolaan kampus hijau, efisiensi energi, dan kebijakan berbasis data guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, pada akhir 2025 Rektor Unib secara resmi mencanangkan program “Unib Peduli Lingkungan” yang akan mulai diterapkan secara efektif pada tahun 2026. Program ini tidak bersifat simbolis, melainkan dirancang sebagai gerakan institusional yang terimplementasi secara nyata melalui enam pilar utama.

Enam pilar tersebut meliputi, Zero Waste, yakni pengelolaan sumber daya untuk meminimalkan timbulan sampah; Water Sustainability, yang menekankan pengelolaan sumber daya air secara holistik dan efisien dan Smart Energy, untuk menciptakan solusi energi adaptif dan ramah lingkungan.

Sustainable Education, yang mengintegrasikan isu lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pendidikan, sekaligus mendorong partisipasi aktif serta pemikiran kritis sivitas akademika terhadap tantangan global seperti perubahan iklim dan kemiskinan.

Selanjutnya, pilar Green Campus, yakni konsep pengelolaan perguruan tinggi berbasis prinsip keberlanjutan dalam seluruh aspek operasional guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan ramah lingkungan; serta pilar Regulation, berupa penetapan perangkat aturan untuk mengarahkan perilaku dan sistem agar terwujud kampus yang berkelanjutan.

 

Editor : Usmin/Humas Unib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.