Tim Soft Tennis Indonesia Raih Perunggu Asian Games, Wakapolri Beri Apresiasi

oleh -23 Dilihat

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada personel Polri yang memperkuat Tim Soft Tennis Indonesia hingga berhasil meraih medali perunggu pada Asian Games ke-20 di Nagoya, Jepang.

Tim beregu putra soft tennis Indonesia memastikan medali perunggu setelah menembus babak semifinal yang berlangsung di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Minggu.

“Selamat atas raihan medali yang sangat berharga ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan juga kebanggaan bagi Polri. Para personel Polri yang memperkuat tim telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi dalam membawa nama Merah Putih di panggung Asia,” kata Dedi dalam keterangan di Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan personel Polri dapat berkontribusi bagi bangsa tidak hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga melalui prestasi di bidang olahraga.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP PESTI) Irjen Pol. Awal Chairuddin turut mendampingi langsung kontingen Indonesia selama mengikuti pertandingan di Nagoya.

Pada fase grup, Indonesia yang tergabung di Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan membuka pertandingan dengan kemenangan 3-0 atas Nepal.

Pasangan ganda putra Tio Juliando Hutauruk/Fernando Sanger menyumbangkan poin pertama setelah mengalahkan pasangan Nepal dengan skor 5-0, disusul kemenangan Bagus Angga Boedy Pradewa pada nomor tunggal putra dengan skor 4-0.

Pada laga kedua melawan Korea Selatan, Indonesia kalah tipis 1-2. Namun kemenangan Tio/Fernando dengan skor 3-2 memastikan Indonesia melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup B.
Di babak perempat final, Indonesia mengalahkan India dengan skor 2-0.

Tio/Fernando kembali meraih kemenangan dengan skor 5-2, sementara Bagus Angga Boedy Pradewa mengunci kemenangan Indonesia pada nomor tunggal putra.

Langkah Indonesia terhenti di semifinal setelah kalah 0-2 dari tuan rumah Jepang. Hasil tersebut memastikan tim beregu putra Indonesia meraih medali perunggu.

Awal Chairuddin mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras hingga membawa pulang medali bagi Indonesia.

“Medali ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan berbagai pihak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) yang mendukung persiapan hingga keikutsertaan kontingen soft tennis

Indonesia pada Asian Games Nagoya 2026.
Setelah nomor beregu selesai, para atlet Indonesia masih akan bertanding pada nomor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran.

Wakapolri berharap raihan medali beregu menjadi motivasi bagi atlet untuk kembali meraih prestasi pada nomor perorangan.

Kontingen soft tennis Indonesia diperkuat Tio Juliando Hutauruk, Fernando Sanger, Bagus Angga Boedy Pradewa, Muhammad Reza Falevi, Rizky Zammy Febrian Laluyan, serta dua atlet putri, yakni Siti Nur Arasy dan Allif Nafiiah.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.