STIKES Bhakti Husada Bengkulu-MAFINDO Perkuat Literasi Digital Mahasiswa

oleh -34 Dilihat

Bengkulu– Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Husada Bengkulu dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Bengkulu memperkuat kerja sama dalam meningkatkan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta etika penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di kalangan mahasiswa.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STIKES Bhakti Husada Bengkulu Tahun 2026.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Etika Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk Mahasiswa” dan menghadirkan MAFINDO sebagai mitra edukasi terkait literasi digital, pencegahan hoaks, serta penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab.

Wakil Ketua I STIKES Bhakti Husada Bengkulu Veby Fransisca Rozi mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen kampus dalam memperluas kemitraan strategis sekaligus meningkatkan kecakapan digital dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen STIKES Bhakti Husada Bengkulu dalam memperluas jejaring kemitraan strategis, khususnya dalam upaya bersama meningkatkan literasi digital, kecakapan berpikir kritis, serta ketahanan masyarakat, termasuk civitas akademika, terhadap arus informasi yang keliru seperti misinformasi, disinformasi, dan ujaran kebencian di ruang digital,” ujar Veby.

Menurut dia, literasi informasi memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan masyarakat karena penyebaran informasi yang tidak benar, khususnya mengenai kesehatan, dapat berdampak terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Isu literasi informasi bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat itu sendiri, terutama dalam menghadapi maraknya hoaks di bidang kesehatan yang dapat berdampak langsung pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Veby mengatakan kolaborasi dengan MAFINDO juga mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi dengan MAFINDO yang memiliki kapasitas, jejaring, dan pengalaman panjang dalam gerakan anti-hoaks di Indonesia menjadi sangat relevan dan strategis bagi pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi kami,” ujarnya.

MAFINDO Bekali Mahasiswa Etika Penggunaan AI

Ketua DPW MAFINDO Bengkulu Fonika Thoyib mengatakan mahasiswa perlu memahami perkembangan AI agar dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurut Fonika, AI dapat membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran, penyelesaian tugas, pencarian informasi, hingga mendukung kegiatan akademik. Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap harus diimbangi kemampuan berpikir kritis dan analisis berdasarkan teori serta kondisi nyata di lapangan.

“Mahasiswa di era sekarang harus memahami AI dan menggunakannya dengan bijak sesuai kebutuhan dalam proses perkuliahan maupun membuat tugas. Tetapi harus diingat bahwa AI hanya alat bantu. Kemampuan analisis dan pemikiran rasional dengan memadukan teori serta realitas lapangan adalah keharusan sebagai insan akademik,” kata Fonika.

Sementara itu, pemateri MAFINDO Bengkulu Iyud Dwi Mursito menyampaikan materi bertema “Etika Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk Mahasiswa”.
Dalam materi tersebut, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung pembelajaran, seperti mencari informasi, memahami konsep, mengembangkan ide, mendukung penelitian, dan membantu analisis data.

Selain manfaat, mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai risiko penggunaan AI, antara lain ketergantungan terhadap teknologi, penyebaran informasi palsu, plagiarisme, serta potensi menurunnya kemampuan berpikir kritis.

Melalui kerja sama tersebut, STIKES Bhakti Husada Bengkulu dan MAFINDO berharap dapat membangun kolaborasi berkelanjutan untuk menciptakan mahasiswa yang memiliki kecakapan digital, mampu memilah informasi secara kritis, serta menggunakan teknologi secara etis dan bertanggung jawab.

 

Editor    : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.