Puluhan Wartawan Ekonomi BI Bengkulu  Belajar  Menembak di  Markas Batalyon A  Brimob Curup

oleh -23 Dilihat

Rejang Lebong — Puluhan wartawan ekonomi peserta Pelatihan Wartawan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu diajari menembak di lapangan tembak Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian pelatihan pada hari ketiga yang memberikan pengalaman berbeda bagi para wartawan. Selain memperoleh materi mengenai ekonomi dan kebijakan BI, peserta diajak mengasah konsentrasi, fokus, dan kedisiplinan melalui latihan menembak.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat mengatakan latihan tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian pelatihan sekaligus momentum mempererat silaturahmi dan kemitraan antara BI, Brimob, dan insan pers.

“Pelatihan wartawan BI pada hari ketiga ini menurut saya menarik. Alhamdulillah kita bisa berkunjung ke Kesatuan Brimob Batalyon A Pelopor Curup. Bank Indonesia dengan Brimob memiliki interaksi kemitraan yang sangat luar biasa,” kata Wahyu.

Ia menjelaskan latihan menembak tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga melatih konsentrasi, fokus, dan kedisiplinan. Peserta harus mengikuti tahapan latihan serta memperhatikan aspek keselamatan.

“Menembak ini ada sisi olahraganya, ada sisi bagaimana kita melatih fokus dan melatih kedisiplinan. Banyak hal yang harus kita perhatikan, mulai dari tahapannya hingga keselamatan,” ujarnya.

Menurut Wahyu, kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi peserta karena menuntut kesiapan, konsentrasi, serta kemampuan memperhatikan sasaran dengan baik.

“Bagaimana mempersiapkan, bagaimana fokus, bagaimana kemudian bisa memperhatikan sasaran. Pastinya ini punya manfaat positif untuk kita semua dan menjadi pengalaman berharga,” katanya.

Dalam kegiatan itu, peserta diperkenalkan dengan sejumlah senjata laras pendek dan laras panjang. Para wartawan juga mendapat kesempatan mencoba menembak dengan pendampingan dan pengawasan personel Brimob.

Komandan Batalyon A Pelopor Brimob Curup Kompol Thomson Sirait mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi yang selama ini terjalin antara Brimob dan BI.

“Kolaborasi ini tetap kita laksanakan. Di samping kita juga bekerja sama dengan Bank Indonesia, baik itu pengamanan objek vital, pendistribusian uang dan kegiatan-kegiatan lain yang memang kita sering dilibatkan oleh pihak Bank Indonesia,” kata Thomson.

Ia mengatakan dalam latihan tersebut peserta diperkenalkan dengan sejumlah senjata laras pendek, di antaranya pistol Glock dan HS. Sementara untuk senjata laras panjang yang digunakan dalam latihan adalah jenis MP4.

“Untuk penembakan laras pendek dan laras panjang tadi sudah dicoba rekan-rekan media. Ada pistol Glock, HS dan macam-macam senjata pendek. Kemudian senjata panjang kita siapkan MP4,” ujarnya.

Thomson menambahkan setiap jenis senjata memiliki tingkat kesulitan yang berbeda sehingga peserta harus mengikuti arahan personel Brimob, khususnya terkait prosedur dan keselamatan selama latihan.

Latihan menembak tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta Pelatihan Wartawan BI sekaligus memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, insan pers, dan Brimob.

Para wartawan ekonomi ini  sebelum mengikuti diajar8 menembak di Markas Kompi A Brimib Curup juga diajari kenjadi Barista.  Hal ini dilakukaancahar para wartawan tidak hanya padai membuat berita, tapi mampu melakukan hal ini yang bisa bernilai ekonomi.

 

Editor.  :  Usmin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.