PRISMA Baitul Izzah Latih 125 Calon Da’i Muda Bengkulu

oleh -36 Dilihat

Bengkulu– Sebanyak 125 pelajar, mahasiswa, remaja Islam masjid (Risma), dan guru mengaji dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu mengikuti Pelatihan Da’i Muda Bumi Merah Putih di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Pemuda dan Risma Masjid Baitul Izzah (PRISMA) tersebut bertujuan menyiapkan generasi muda yang memiliki pemahaman agama, akhlak, serta kemampuan berdakwah di tengah masyarakat.

Pelatihan perdana ini juga sejalan dengan program Mitigasi Langit yang digagas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Program tersebut menitikberatkan pada penguatan spiritualitas dan pembentukan karakter masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Zulhendri mengatakan, pembinaan keagamaan dan penguatan karakter merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitasi.

“Gubernur Bengkulu sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Ini merupakan bagian dari perpanjangan program beliau, Mitigasi Langit,” kata Zulhendri.

Ia menilai, pelatihan tersebut dapat disinergikan dengan program pembinaan karakter dan Retreat Siswa yang telah dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Menurut Zulhendri, kegiatan semacam itu perlu dilanjutkan dan dikembangkan agar semakin banyak generasi muda memperoleh ruang untuk meningkatkan pengetahuan agama dan kemampuan berdakwah.

Sementara itu, Ketua PRISMA Baitul Izzah Wawan mengatakan, dakwah tidak hanya terbatas pada kegiatan ceramah di mimbar. Dakwah juga dapat diwujudkan melalui penyampaian nilai-nilai kebaikan dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Seorang dai tidak mesti harus selalu tentang berceramah. Namun, ketika kita membicarakan keagungan dan kebesaran Allah serta kemuliaan Rasulullah, itu sudah termasuk dakwah. Dai adalah penerus tugas Nabi Muhammad SAW,” ujar Wawan.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak sekadar menghasilkan generasi muda yang mampu berbicara di depan umum, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup.

Untuk memperluas manfaat kegiatan, PRISMA Baitul Izzah juga menyiapkan sejumlah program lanjutan. Di antaranya, bekerja sama dengan Pos Dai dalam pembinaan mualaf di Pulau Enggano serta menginisiasi Gerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur’an.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan dakwah sekaligus mendukung pendidikan Al-Qur’an dan pendampingan keagamaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui pelatihan ini, PRISMA Baitul Izzah berharap semakin banyak generasi muda Bengkulu yang tumbuh dengan pemahaman agama yang baik, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial.

Dakwah, pada akhirnya, tidak hanya diukur dari kemampuan menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga dari kesediaan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dan memberikan manfaat bagi sesama.

 

Editor. : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.