Polri Perkuat Kehadiran di Wilayah Rawan Konflik

oleh -17 Dilihat

Jakarta— Polri memperkuat kehadiran personelnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan dan konflik untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan humanis dan dialogis menjadi bagian dari upaya tersebut.

Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Wahyu Hadiningrat mengatakan, kehadiran polisi diperlukan terutama di wilayah yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Jadi memang pada hakikatnya Polri ini berada di tempat-tempat kerawanan. Jadi polisi itu memang harus hadir di setiap tempat-tempat yang potensi menimbulkan konflik,” kata Wahyu di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Menurut Wahyu, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat antara lain dilakukan melalui 419 operasi kepolisian. Sebanyak sembilan operasi merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan di Mabes Polri, sedangkan 410 operasi lainnya dilaksanakan di wilayah oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia.

Upaya tersebut turut diikuti penurunan angka konflik sosial. Berdasarkan data Polri, jumlah peristiwa konflik sosial turun 37,5 persen. Adapun jumlah korban akibat konflik sosial menurun hingga 77,1 persen.

“Komitmen Polri adalah hadir melayani, mengamankan agenda bangsa, dan tanggap bencana bagi masyarakat,” ujar Wahyu.

Perkuat Bhabinkamtibmas

Polri juga memperkuat kehadiran hingga tingkat desa melalui optimalisasi peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Saat ini terdapat 40.924 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut baru mencakup sekitar 55 persen dari total 83.762 desa.

Karena itu, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mendorong penguatan struktur Polri hingga lini terbawah, antara lain dengan menambah personel Bhabinkamtibmas di tingkat kepolisian sektor (Polsek).

Wahyu mengatakan, Polsek merupakan sentra pelayanan sekaligus ujung tombak Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemenuhan kebutuhan personel Bhabinkamtibmas akan dilakukan secara bertahap, termasuk melalui rekrutmen anggota Polri.

“Sehingga, ketika itu semua pelayanan-pelayanan masyarakat di level terbawah ini terpenuhi, saya pikir masyarakat akan terlayani dengan baik. Jadi kalau mau cari polisi nggak sulit,” kata Wahyu.

 

Editor :  Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.