Bengkulu – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu menggelar Forum Sinergi PLN dan Pemerintah Daerah se-Provinsi Bengkulu di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (27/1/2026).
Forum ini menjadi ajang koordinasi dan penguatan kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah dalam meningkatkan keandalan layanan kelistrikan serta mendukung pembangunan di Provinsi Bengkulu.
Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, mengatakan keberhasilan pelayanan kelistrikan tidak dapat dicapai oleh PLN secara mandiri, melainkan memerlukan dukungan dan sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan.
“Pelayanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah. Dukungan semua pihak menjadi faktor penting bagi PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Teguh.
Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 PLN UP3 Bengkulu telah merealisasikan sebanyak 2.029 penyambungan listrik. Jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat pada tahun 2026 seiring pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.
Menurut Teguh, kondisi geografis dan karakteristik cuaca ekstrem di Bengkulu menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keandalan jaringan listrik. Karena itu, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam pemeliharaan jaringan serta pengamanan aset kelistrikan.
“Dari sisi suplai, Bengkulu memiliki ketersediaan listrik yang memadai dan didukung sejumlah pembangkit. Tantangan utama berada pada jaringan. Dengan sinergi yang solid, kami optimistis keandalan sistem kelistrikan dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.
Forum tersebut secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Bengkulu.
“Listrik merupakan tulang punggung percepatan pembangunan ekonomi dan peningkatan investasi. Karena itu, kami mengapresiasi komitmen PLN yang selama ini konsisten menjaga pasokan listrik di Provinsi Bengkulu,” kata Herwan.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu siap mendukung PLN, khususnya dalam aspek perizinan dan pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Pemerintah provinsi siap memberikan dukungan, terutama terkait perizinan dan pembebasan lahan. Sinergi ini penting agar pelayanan listrik semakin merata dan berkualitas,” tegasnya.
Selain itu, Herwan juga menyoroti pentingnya peningkatan rasio elektrifikasi melalui berbagai program, seperti Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga kurang mampu, serta percepatan elektrifikasi desa-desa yang belum berlistrik, terutama di wilayah pelosok dan pesisir.
Forum Sinergi PLN–Pemda ini diharapkan menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan solusi yang cepat, tepat, dan terukur guna mewujudkan pelayanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat secara simbolis antara PLN UP3 Bengkulu dan pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi serta komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pelayanan ketenagalistrikan di Bengkulu.
Editor. : Usmin









