Pertamina Jamin Persedian BBM di Provinsi Bengkulu Aman

oleh -20 Dilihat
Kepala Dinas SDM Bengkulu, Doni Swabuana (kiri), Asisten II Pemprov Bengkulu, Raden Ahmad Deni (tengah) dan Sales Area Manajer Wilayah Bengkulu Muhammad Farid Akbar memberikan keterangan pers terkit stok BBM di Bengkulu.(Foto/Pemprov Bengkulu)
Kepala Dinas SDM Bengkulu, Doni Swabuana (kiri), Asisten II Pemprov Bengkulu, Raden Ahmad Deni (tengah) dan Sales Area Manajer Wilayah Bengkulu Muhammad Farid Akbar memberikan keterangan pers terkit stok BBM di Bengkulu.(Foto/Pemprov Bengkulu)

Bengkulu- Asisten II Pemprov Bengkulu, Raden Ahmad Deni memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan masyarakat Bengkulu dijamin tidak akan mengalami kekurangan alias cukup dan masyarakat tidak perlu panik.

Penegasan ini disampaikan Raden Ahmad Deni menyusul terjadi kebocoran pipa Pertamina Depo Pulau Baai, Bengkulu belum lama ini, sehingga muncul isu di masyarakat akan terjadi kelangkaan BBM di provinsi ini.

Hal tersebut disampaikan Asisten II Pemerintah Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni bersama Kadis ESDM Bengkulu, Doni Swabuana pada acara konferensi pers terkait kebocoran pipa Pertamina Pulau Baai, Bengkulu, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (7/6/2024).

Turut hadir dalam keterangan pers itu, Sales Area Manajer Wilayah Bengkulu, Muhammad Farid Akbar dan Sr. Supervisor Comunication Pertamina Patra Niaga Reg Sumbagsel, Haris Yanuanza.

Raden Ahmad Denni mengatakan, stok BBM di Provinsi Bengkulu saat ini sudah tercukupi dengan adanya 3 depot penyangga yang akan menyalurkan BBM ke wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

“Seminggu lalu kami sudah ràpat bersama Pak Gubernur dan Pertamina di Balai Raya, stok Pertamina dipastikan cukup karena kita ada stok Pulau Baai, serta 3 depot penyangga yaitu dari Padang, Lubuk Linggau dan Lampung. Jadi, stok tidak kurang. Kami imbau masyarakat tidak panik, BBM kita cukup,” ujar mantan Sekda Kabupaten Rejang Lebong ini.

Selain mengimbau masyarakat agar tidak panik, penyaluran BBM yang dilakukan di SPBU Bengkulu juga tidak dilakukan pengurangan. Rata-rata SPBU di Bengkulu mendapatkan penyaluran BBM jenis Pertalite sebesar 16 kiloliter.

Kadis ESDM Bengkulu Doni Swabuana mengklaim, kurangnya BBM di SPBU akibat banyaknya masyàrakat maupun oknum melakukan permintaan BBM berlebihan di SPBU dari biasanya.

“Isu yang berkembang membuat kunci buying di beberapa daerah sèhingga banyak oknum yang menimbun BBM dan banyak masyarakat yang terlalu banyak permintaan (BBM). Ini yang mengakibatkan stok BBM tak tercukupi sehingga yang normal seperti kurang,” ujarnya.

Kemudian, penyaluran BBM di setiap SPBU berjalan normal. “Saya kasih contoh di SPBU kita menyalurkan 16 kiloliter pertalite, itu tetap sama tidak ada pengurangan sama sekali,” ujar Dony Swabuana.

Hal senada diungkapkan Sales Area Manajer Wilayah Bengkulu Muhammad Farid Akbar. Ia menambahkan, kondisi insiden kebocoran pipa Pertamina di Pulau Baai tak menjadi masalah terhadap ketersediaan stok BBM.

“Kondisi insiden yang terjadi di Depo Pertamina Pulau Baai, Kota Bengkulu, kami sampaikan tidak ada masalah dalam penyaluran BBM ke setiap SPBU di Bengkulu karena kita disangga tiga dèpot daerah terdekat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk wilaýah kabupaten di suplai dari depot Linggau, Provinsi Sumsel, kemudian Bengkulu Utara dan Mukomuko itu mendapatkan bantuan suplai dari Depo Teluk Kabuñg, Padang, Provinsi Sumbr.

Sedangkan untuk wilayah Bengkulu Selatan mendapat suplai dari Depo Pertamina Panjang, Provinsi Lampung dan Kota Bengkulu Selùma, Rejang Lebong masih bisa di suplai dari Depo Pertamina Pulau Baai,” demikian Muhammad Farid Akbar.(min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.