Perkuat Ketahanan Pangan, Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak di Tuban

oleh -19 Dilihat

Tuban– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Dalam kegiatan itu, Presiden Prabowo turun langsung ke area panen dan mengoperasikan kendaraan pertanian modern jenis combine corn harvester untuk memanen jagung bersama para petani.

Kehadiran Presiden di tengah hamparan lahan jagung menjadi simbol dukungan nyata pemerintah terhadap modernisasi sektor pertanian nasional.

Momen tersebut menarik perhatian para peserta yang hadir, mulai dari jajaran pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, hingga pelaku sektor pangan.

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dilaksanakan secara nasional di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.

Kapolri mengungkapkan, sebagian hasil panen tersebut akan memasuki pasar ekspor sebagai bukti meningkatnya daya saing komoditas pertanian Indonesia.
“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ujar Kapolri.

Secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilaksanakan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan kawasan perhutanan sosial. Lahan tersebut dikelola oleh empat kelompok, yakni KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, serta lahan milik PT Semen Indonesia.

“Dari total luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog untuk mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah serta menjaga stabilitas pasokan nasional,” jelasnya.

Panen raya jagung serentak ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus membuka peluang ekspor komoditas hasil pertanian Indonesia.

Pemerintah berharap dukungan terhadap modernisasi alat pertanian, penguatan koperasi, serta sinergi lintas sektor dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi desa sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.