Pemkab Bengkulu Tengah Dorong Jeruk Kalamansi Jadi Daya Tarik Wisata

oleh -64 Dilihat

Bengkulu Tengah— Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, memperkuat sinergi lintas sektor untuk mengembangkan jeruk kalamansi sebagai produk unggulan daerah sekaligus daya tarik wisata berbasis indikasi geografis.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Coffee Morning Geographic Indication (GI) Tourism atau Wisata Indikasi Geografis Jeruk Kalamansi Bengkulu Tengah di kawasan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kalamansi, Kecamatan Pondok Kubang, Selasa pekan lalu.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kantor Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu Zulhairi beserta jajaran. Sementara Pemkab Bengkulu Tengah diwakili Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Nurul Iwan Setiawan.

Nurul mengatakan pengembangan jeruk kalamansi tidak hanya diarahkan sebagai komoditas pertanian, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang mengangkat karakteristik wilayah dan aktivitas masyarakat.

“Terima kasih kepada Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu yang telah memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap produk pertanian, UMKM, dan wisata di Bengkulu Tengah,” katanya.

Menurut dia, melalui konsep Geographic Indication Tourism, wisatawan nantinya tidak hanya menikmati potensi alam Bengkulu Tengah, tetapi juga dapat mengenal proses budidaya, pengolahan, hingga berbagai produk turunan jeruk kalamansi yang dihasilkan masyarakat.

Ia berharap jeruk kalamansi Bengkulu Tengah dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun mancanegara, sehingga memberikan nilai tambah dan berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

“Sinergi bersama Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu diharapkan semakin memperkuat perlindungan dan pengembangan Indikasi Geografis Jeruk Kalamansi Bengkulu Tengah. Di sisi lain, ini membuka peluang pemasaran yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.

Nurul menjelaskan pengembangan tersebut juga sejalan dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah melalui Kalamambu yang mendorong pemanfaatan potensi jeruk kalamansi untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, UMKM, serta masyarakat diperlukan agar potensi jeruk kalamansi dapat dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan.

“Potensi lokal dapat dikemas secara lebih kreatif, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan,” katanya.

Pemkab Bengkulu Tengah berkomitmen mendorong pengembangan jeruk kalamansi tidak hanya dari sisi pertanian, tetapi juga pengolahan produk, UMKM, pemasaran, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Dengan pengembangan tersebut, jeruk kalamansi diharapkan menjadi salah satu ikon produk unggulan Bengkulu Tengah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat dan sarana memperkenalkan potensi wisata daerah ke pasar yang lebih luas.

 

Editor. : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.