Mitigasi Bencana Bengkulu Diperkuat, Persiapan Karya Bakti Kopassus Capai 80 Persen

oleh -3 Dilihat

Bengkulu– Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat koordinasintas sektor untuk mengantisipasi bencana alam sekaligus mematangkan persiapan karya bakti skala besar Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bersama pemerintah daerah.

Hingga Senin (12/10//2026), persiapan kegiatan tersebut dilaporkan telah mencapai 80 persen.

Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Ruang Rapat Balai Raya Semarak, Bengkulu.

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho, Komandan Grup 3 Kopassus Brigjen TNI Bram Pramudia, Kepala Basarnas Bengkulu Muslikun Sodik, Kepala BMKG, Kepala Balai Wilayah Sungai VII, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dan perwakilan instansi vertikal.

Helmi mengatakan, upaya mitigasi bencana harus disiapkan secara terencana dan melibatkan seluruh unsur terkait. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko serta dampak bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Bengkulu.

“Segala upaya mitigasi di darat ataupun di langit akan kita lakukan,” kata Helmi.

Ia menyebutkan, mitigasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui pemantauan kondisi dari udara atau yang disebutnya sebagai mitigasi langit.

Menurut dia, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memastikan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanganan bencana berjalan efektif.

Melalui koordinasi tersebut, setiap instansi diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara terpadu.

Selain membahas mitigasi bencana, rapat juga mengevaluasi persiapan karya bakti skala besar yang akan dilaksanakan Kopassus bersama pemerintah daerah.

Komandan Grup 3 Kopassus Brigjen TNI Bram Pramudia menyampaikan, persiapan kegiatan tersebut telah mencapai 80 persen. Berbagai tahapan terus dimatangkan untuk mendukung pelaksanaan sesuai rencana.

Pembahasan lintas sektor mencakup penyelarasan kesiapan personel, koordinasi antarlembaga, serta dukungan pemerintah daerah.

Sinergi tersebut diperlukan agar pelaksanaan karya bakti berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rapat koordinasi itu juga disiarkan melalui Zoom dan akun TikTok Helmi Hasan Official. Siaran langsung tersebut menjadi sarana penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi bencana dan mempersiapkan kegiatan karya bakti.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi kebencanaan, dan lembaga terkait dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan karya bakti skala besar.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.