Investor Korsel Jajaki Potensi Pesisir Laut Bengkulu

oleh -260 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah foto bersama tiga orang investor asal Korea Selatan usai pertemuan membahas rencana poengusaha Korsel menjajaki investasi di pesisir laut Bengkulu.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah foto bersama tiga orang investor asal Korea Selatan usai pertemuan membahas rencana poengusaha Korsel menjajaki investasi di pesisir laut Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menyambut sangat baik rencana investor Korea Selatan (Korsel) menjajaki potensi Pesisir Laut Bengkulu. Hal ini merupakan bagian dari salah satu komitmen kerja sama yang dibangun oleh Gubernur Bengkulu saat berkunjung ke Republik Korea Selatan, tepatnya di Kota Goesan County, Provinsi Chungcheong Utara beberapa bulan lalu.

Gubernur Rohidin mengatakan, kerja sama dengan investor Korsel ini dalam sektor pengelolaan pesisir Laut Bengkulu, yakni potensi tambak udang dan pengembangan perikanan tangkap dan pembangunan infrastruktur.

“Ini kerja sama yang coba kita inisiasi, di mana tadi saya telah meminta Dinas Penanaman Modal untuk menunjukkan daya saing investasi yang lebih positif terkait Bengkulu, kemudian kemudahan-kemudahan investasi sehingga semakin banyak investor yang masuk ke Bengkulu,” kata Gubernur Rohidin usai menerima kunjungan investor Korsel Mr Kim Soo Il sekaligus perwakilan Departemen Hubungan Internasional Korsel, di ruang kerja Gubernur Bengkulu, Kamis (11/5/2023).

Gubernur Rohidin mengatakan, pengembangan sektor pesisir laut Bengkulu dan infrastruktur jelas sangat tepat jika dilaksanakan investor. Terlebih infrastruktur pendukung lainnya, seperti ketersediaan listrik di Bengkulu sangat memadai, dan jarak tempuh dari Jakarta kurang dari satu jam via udara. “Prinsip kita menyambut baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi para investor yang akan menanamkan investasinya di Bengkulu,” tambahnya.

Sementara itu, investor asal Korsel Kim Soo-Il mengaku pihaknya sangat tertarik untuk berinvestasi di Bengkulu karena memang salah satunya potensi tambak udang sangat menjanjikan. Apalagi kebutuhan akan udang di Korsel saat ini masih sangat tinggi.

Dengan investasi masuk ke Bengkulu, kita bisa bekerja sama terutama dalam 3 hal, mulai dari membawa masuk kapital, kedua pengembangan teknologi dan penciptaan lapangan kerja,” ungkapnya.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.