Gubernur Rohidin Dorong PMI Bengkulu Bertransformasi Jadi Klinik Pratama

oleh -206 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah bersama Ketua PMI Bengkulu, Asnawi A Lamat dan Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar pada acara lauching Bulan Dana PMI dan Provinsi Bengkulu Peduli Darah, bertempat di Balai Raya Semarak Bengkulu.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah bersama Ketua PMI Bengkulu, Asnawi A Lamat dan Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar pada acara lauching Bulan Dana PMI dan Provinsi Bengkulu Peduli Darah, bertempat di Balai Raya Semarak Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu-Merujuk pada positif progres kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Bengkulu, serta telah tersedianya bangunan kantor dengan sarana prasarana yang cukup representatif dan Unit Donor Darah (UDD) yang telah berjalan, sehingga berhasil mengumpulkan sebanyak 1.800 kantong darah.

Atas kinerja yang baik ini, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mendorong PMI Bengkulu bertransformasi menjadi Klinik Pratama Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rohidin usai melauching Bulan Dana PMI Tahun 2023 dan Provinsi Bengkulu Peduli Darah, bertempat di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa (28/3/2023).

“Menurut saya agar ada kemandirian PMI Bengkulu ke depan, kita meminta untuk membangun Klinik Pratama, karena di mana-mana kalau PMI-nya berkembang dengan bagus maka kemudian bisa menjadi pelayanan kesehatan berkualitas,” tambah Gubernur Rohidin.

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu mengatakan, ke depan ketika PMI Bengkulu memiliki unit usaha kemanusiaan produktif dan berorientasi pada pendapatan, maka kinerja PMI akan lebih baik dalam membangun kemandirian untuk melayani masyarakat.

“Terlebih dengan kondisi gedung yang memungkinkan, tenaga kesehatan mencukupi dan kemudian tentu legitimasi ditambah nama besar PMI, saya kira itu juga menjadi modal utama untuk mendirikan klinik pratama,” harap Rohidin.

Sementara itu, Ketua PMI Bengkulu, Asnawi A. Lamat mengatakan, pada bulan dana PMI Bengkulu tahun 2022 lalu dengan melibatkan beberapa sekolah dan instansi teknis terkait serta beberapa pihak swasta, berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan PMI Bengkulu sebanyak 500 juta lebih.

Mantan Sekda Provinsi Bengkulu ini berharap pada bulan dana PMI Bengkulu tahun ini, dana kemanusiaan untuk meningkatkan kesetiakawanan sosial masyarakat, meringankan penderitaan sesama, membantu korban bencana alam dan non alam dapat meningkat secara signifikan dari tahun lalu.

“Kita berharap pada bulan dana PMI tahun ini, dapat menghimpun dana masyarakat sedikitnya Rp 1 miliar. Sedangkan tahun lalu dana yang kita himpun sebanyak Rp 5 juta lebih. Kami optimistis target ini dapat tercapai,” ujarnya.

Asnawi A Lamat mengucapkan terima kasih atas partisipasi Pemprov Bengkulu dan para donatur yang telah terlibat dalam bulan dana untuk mengumpulkan dana kemanusiaan PMI Bengkulu.

Terkait dorongan Gubernur Rohidin agar PMI Bengkulu mendirikan Klinik Pratama, Asnawi A Lamat mengatakan dirinya menyambut baik atas usulan tersebut. Alasanya, jika bisa mendirikan klinik, maka PMI Bengkulu, bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya.

“Dorongan Pak Gubernur sangatlah positif. Ini menjadi pemacu kami untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan penyediaan darah bagi masyarakat Bengkulu,” ujarnya. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan kepada donatur darah aktif PMI Bengkulu, dan penyematan tanda kepesertaan Duta Donor Darah serta lelang hasil karya PMI Bengkulu.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.