Gubernur Rohidin Ajak Lestarikan Seni Budaya Rejang

oleh -155 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah disambut tarian tradisional saat menghadiri pegelaran dan dendang seni budaya Rejang, di salah satu hotel berbintang di Kota Bengkulu, Minggu lalu.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah disambut tarian tradisional saat menghadiri pegelaran dan dendang seni budaya Rejang, di salah satu hotel berbintang di Kota Bengkulu, Minggu lalu.(Foto/Ist)

Bengkulu-Organisasi Masyarakat Rejang yang terhimpun dalam Ikatan keluarga Jang Pat Petulai (IKJPP) Provinsi Bengkulu mengadakan Gelaran Dendang Seni Budaya Rejang di Grage Hotel Bengkulu. Hal ini guna melestarikan seni budaya Rejang sebagai ajang promosi kearifan lokal Provinsi Bengkulu. Selain itu juga untuk memperkuat silaturahmi sekaligus Halal Bi Halal.

Gubernur Rohidin Mersyah mengungkapkan kegiatan ini sangat bernilai tinggi baik dari sisi seni budaya daerah maupun dari sisi silaturahmi dan kekeluargaan. “IKJPP Bengkulu merupakan organisasi kesukuan dengan populasi terbanyak pertama di Provinsi Bengkulu, tersebar luas di 5 wilayah kabupatn yaitu Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Utara hingga Bengkulu Tengah serta memiliki aksara tersendiri yaitu Kaganga,” kata Gubernur Rohidin Mersyah saat  membuka acara dendang seni bidaya Rejang, Minggu (21/5/2023) malam lalu.

Lebih lanjut, terkait pembangunan balai adat sebagai upaya bersama sehingga simpul-simpul suku yang ada di Bengkulu memiliki wadah untuk berkumpul dan mengadakan kegiatan aktivitas kemasyarakatan.

“Gedung balai adat, tentu menjadi simpul pemersatu, menjadi pusat kegiatan pemasyarakatan. Dan lebih baik lagi, diisi oleh anak muda (bujang semulen, gadis semulen) sehingga menjadi pusat menciptakan kreativitas,” terang Gubernur.

Sementara Ketua IKJPP M. Saleh menyampaikan acara ini sebagai upaya menghidupkan, melestarikan seni budaya Rejang, yang memiliki kekayaan sejarah dan nilai budaya tinggi di Provinsi Bengkulu. “Tentu menjadi tanggung jawab bersama, untuk melestarikan seni budaya Rejang. Sehingga, tetap hidup, berkembang, dan dikenal generasi millenial,” ujar Saleh yang juga sebagai Anggota DPR RI perwakilan Bengkulu.

Selain itu, IKJPP juga sedang mengupayakan pembangunan balai adat yang saat ini sudah tahap proses pembebasan tanah. Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga sangat mensupport hadirnya balai adat, ini sebagai wadah untuk mempersatukan suku Rejang yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Alhamdulillah, tidak lama lagi IKJPP akan membangun gedung balai adat. Pemprov Bengkulu juga telah memberikan support dana, terima kasih untuk Gubernur karena sudah ikut andil dalam setiap kesempatan kegiatan IKJPP,” cetus Saleh.

Beberapa seni budaya dari perwakilan masing-masing Kabupaten. Di antaranya tari persembahan sanggar Dulang Mas dari Kabupaten Rejang Lebong, Tari Lingok Teleng sanggar Cahaya Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah, Tari Semulen Keme sanggar Dulang Mas Kabupaten Rejang Lebong, Tari Umbung sanggar Bambu Runcing kabupaten Kepahiang, Tari Piring Bengkulu utara, Tari Oi Lalan Belek kabupaten Lebong, Gitar Tunggal dan Krilu, serta Lagu Daerah rejang Demalem Nak Taneak Jang.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.