Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendorong pemerataan akses air bersih bagi masyarakat melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kobema. Saat ini, sebanyak 11.361 sambungan rumah (SR) telah terpasang di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma.
SPAM Regional Kobema kini memasuki tahap uji produksi dan uji alir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lubuk Puar dengan kapasitas pengolahan mencapai 400 liter per detik.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih yang layak di tiga wilayah tersebut.
Helmi Hasan menyampaikan rasa syukur atas dimulainya tahapan pengujian SPAM Regional Kobema. Menurut dia, pembangunan fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota.
“Alhamdulillah, ini merupakan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Kita berharap masyarakat bisa menikmati air bersih yang jernih, sehingga tidak perlu lagi bersusah payah pergi ke sungai untuk mendapatkan air,” ujar Helmi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Tejo Suroso menjelaskan, pengerjaan SPAM Regional Kobema telah dimulai sejak 2019 oleh Balai Wilayah Sungai VIII.
Program tersebut dirancang untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat di Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Seluma, dengan target pelayanan sebanyak 38.014 sambungan rumah.
Dari target tersebut, sebanyak 11.361 sambungan rumah telah terpasang. Rinciannya, 3.500 sambungan di Kota Bengkulu, 5.500 sambungan di Bengkulu Tengah, dan 2.361 sambungan di Seluma.
“Untuk sambungan rumah yang telah terpasang, di Kota Bengkulu sebanyak 3.500 SR, Bengkulu Tengah 5.500 SR, dan Kabupaten Seluma 2.361 SR,” kata Tejo.
Ia menjelaskan, uji produksi dan uji alir merupakan tahapan penting untuk memastikan sistem pengolahan dan distribusi air berfungsi dengan baik sebelum pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Yanti, warga Lubuk Puar. Ia menyambut baik pengujian SPAM Regional Kobema dan berharap fasilitas itu segera memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
“Sangat bagus, kinerja Pak Helmi luar biasa. Kami masyarakat sangat berterima kasih,” ujar Yanti.
Dengan kapasitas pengolahan 400 liter per detik dan target pelayanan 38.014 sambungan rumah, SPAM Regional Kobema diharapkan menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat di Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Seluma.
Pemerintah diharapkan dapat memastikan tahapan pengujian berjalan lancar sehingga sistem tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.









