Gerakan Pangan Murah HUT ke-64 TVRI, Wagub Mian: Harga Stabil, Beban Masyarakat Ringan

oleh -72 Dilihat

Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Hal tersebut disampaikan Mian saat menghadiri Gerakan Pangan Murah yang digelar Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan hari jadi ke-64 TVRI, di depan Kantor TVRI Bengkulu, Rabu (2/9).

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat. Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mendukung kegiatan seperti ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Mian.

Sejak pagi, kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang ditawarkan dengan harga terjangkau. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keterjangkauan pangan dan mengendalikan inflasi.

Sejumlah komoditas yang tersedia dalam Gerakan Pangan Murah di antaranya Beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kilogram, Beras Premium Rp152.000 per 10 kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang merah Rp28.000 per kilogram, bawang putih Rp28.000 per kilogram, telur ayam ras Rp48.000 per karpet, serta daging ayam ras Rp45.000 per kilogram.

Menurut Mian, ketersediaan pangan yang cukup dengan harga yang stabil merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai program yang dapat memastikan pasokan dan distribusi pangan berjalan lancar.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Bengkulu. Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Mian juga mengapresiasi sinergi Badan Pangan Nasional, TVRI Bengkulu, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana program pemerintah dapat dihadirkan secara langsung dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan di pasaran.

Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Bengkulu, Fonda Rafael, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari kontribusi TVRI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

“Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-64 TVRI, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Fonda.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Kehadiran berbagai komoditas strategis dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang dan berbelanja. Salah seorang pembeli, Nita, mengaku cukup terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah tersebut.

“Saya beli bawang merah. Ini masih mau lihat-lihat mau beli apa lagi karena masih membandingkan harga dengan harga di pasaran. Lumayan ada selisih sekitar seribu hingga tiga ribu rupiah,” tuturnya.

Nita berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada momentum berikutnya sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Badan Pangan Nasional, perwakilan Bank Indonesia, jajaran TVRI Bengkulu, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.