Dua Dosen Unib Masuk Pemeringkatan 1.000 Akademisi Dunia 2026

oleh -23 Dilihat

Bengkulu – Dua dosen Universitas Bengkulu (Unib), Prof. Ir. Lindung Zalbuin Mase dan Dr. Zico Junius Fernando, masuk dalam daftar Top 1000 Scholar 2026 yang diterbitkan Scholarly Index berdasarkan dampak akademik selama periode 2021–2025.

Prof. Lindung, dosen Fakultas Teknik Unib, meraih peringkat pertama dunia sekaligus peringkat pertama Indonesia dalam bidang Geotechnical and Construction Material Studies. Sementara itu, Dr. Zico dari Fakultas Hukum memperoleh peringkat 14, 15, dan 16 dunia dalam tiga bidang kajian hukum.

Berdasarkan Top 1000 Scholar Verified Ranking, Prof. Lindung mencatatkan Impact Score 99,09, berada pada persentil statistik 0,03 persen teratas, serta memiliki Category D-Index 7 dan H-Index 13.

Capaian tersebut menambah rekam jejak akademik Prof. Lindung dalam pengembangan ilmu teknik sipil, khususnya geoteknik dan material konstruksi. Pada 2026, ia juga kembali masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists yang disusun melalui kolaborasi Stanford University dan Elsevier.

Sementara itu, Dr. Zico Junius Fernando meraih pengakuan dalam tiga bidang kajian hukum berdasarkan pemeringkatan Scholarly Index.

Pada bidang Legal and Social Justice Studies, Zico menempati peringkat ke-14 dunia dengan Impact Score 98,68. Ia berada pada persentil statistik 0,20 persen teratas, dengan Category D-Index 5 dan H-Index 7.

Dalam bidang Legal and Policy Analysis in Indonesia, ia menduduki peringkat ke-15 dunia dengan Impact Score 98,95. Pada kategori ini, ia berada pada persentil statistik 0,28 persen teratas, dengan Category D-Index 7 dan H-Index 7.

Adapun pada bidang Indonesian Legal and Regulatory Studies, Zico menempati peringkat ke-16 dunia dengan Impact Score 99,10. Ia berada pada persentil statistik 0,25 persen teratas, dengan Category D-Index 7 dan H-Index 7.

Capaian tersebut mencerminkan kiprah akademik Zico dalam kajian keadilan sosial, analisis kebijakan, serta sistem hukum dan regulasi di Indonesia. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan rasa syukur atas pengakuan yang didasarkan pada dampak riset selama periode 2021–2025.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata mengapresiasi pencapaian kedua dosen tersebut. Menurut dia, pengakuan itu menunjukkan kontribusi akademisi Unib dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian dan publikasi ilmiah yang mendapat pengakuan internasional.

“Penghargaan ini menjadi salah satu indikator kontribusi akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Capaian tersebut juga menunjukkan pentingnya konsistensi dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan publikasi ilmiah yang memberikan dampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Indra.

Ia berharap pencapaian Prof. Lindung dan Dr. Zico dapat mendorong sivitas akademika Unib meningkatkan kualitas penelitian, produktivitas publikasi, serta memperluas kolaborasi dengan peneliti dan institusi akademik di tingkat nasional maupun internasional.

“Selamat kepada Prof. Lindung Zalbuin Mase dan Dr. Zico Junius Fernando. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Universitas Bengkulu,” katanya.

Indra menegaskan bahwa penguatan reputasi perguruan tinggi tidak terlepas dari kualitas penelitian dan kontribusi nyata para akademisinya. Karena itu, Unib terus mendorong pengembangan ekosistem penelitian yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan persoalan masyarakat.

Menurut dia, pemeringkatan akademik internasional dapat menjadi salah satu referensi untuk melihat rekam jejak dan dampak ilmiah seorang peneliti. Namun, keberhasilan penelitian juga perlu dinilai dari kualitas substansi, relevansi terhadap kebutuhan masyarakat, serta pemanfaatan hasilnya untuk mendukung pembangunan.

Sejalan dengan visi menjadi perguruan tinggi yang unggul, inklusif, inovatif, dan berdampak, Unib terus memperkuat kualitas publikasi ilmiah, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.(PR)

 

Editor  : Usmin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.