Distan Bengkulu Selatan Terus Cegah Penyakit Sapi Ngorok

oleh -42 Dilihat
Distan Bengkulu Selatan terus melakukan pencegahan terhadap penyakit Sapi Ngorok di wilayah ini.(Foto/Ist)
Distan Bengkulu Selatan terus melakukan pencegahan terhadap penyakit Sapi Ngorok di wilayah ini.(Foto/Ist)

Bengkulu Selatan- Dinas Pertanian Bengkulu Selatan terus melakukan pencegahan penyebaran penyakit menular mematikan bagi hewan ternak masyarakat di wilayah ini dengan cara memberikan vaksin gratis kepada warga.

Dua jenis penyakit hewan di Bengkulu Selatan, yakni penyakit Jembrana dan Septiceamia Epizootica atau penyakit sapi ngorok dikenal mematikan dan sulit dikendalikan.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Binagransya, di Minggu (4/1/2026) mengatakan, dalam penanganan penyakit tersebut, pihknya melakukan beberapa langkah antisipatif. Salah satunya dengan mengencarkan pemberian suntikan vitamin dan pelayanan kesehatan hewan secara gratis di sejumlah wilayah yang dinilai rawan penularan penyakit.

“Upaya pencegahan terhadap penyakit menular hewan ternak, seperti SE, dan jembrana terus kita lakukan mulai dari pemberian vaksin hingga pelayanan kesehatan hewan gratis,”ungkapnya.

Selain pemberian vitamin, petugas kesehatan hewan juga melakukan pemantauan langsung ke kandang-kandang ternak milik warga. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mendeteksi lebih awal gejala penyakit, sehingga penanganan dapat segera dilakukan sebelum terjadi penularan ke ternak lainnya.

Binagransya mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kondisi ternaknya apabila menunjukkan gejala penyakit. Menurutnya, peran aktif peternak sangat penting dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit hewan ternak.

“Deteksi penyakit memang harus dilakukan sedini mungkin , sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat sebelum wabahnya menular ke ternak lainnya,”jelasnya

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Ikat Maulana mengatakan hingga saat ini upaya pencegahan yang dilakukan tergolong cukup efektif. Meskipun begitu pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat penyakit Jembrana dan SE dikenal sebagai penyakit yang penularannya sangat cepat.

Penyakit Jembrana umumnya menyerang sapi Bali. sementara penyakit SE atau penyakit sapi ngorok dapat menyerang baik sapi dan kerbau. “Penyakit Jembrana dan SE ini merupakan penyakit yang penularannya sangat cepat ya. Jadi penangananya memang harus intesif,”jelasnya

Dinas Pertanian Bengkulu saat ini memiliki stok vitamin sebanyak 200 dosis yang siap disalurkan ke wilayah-wilayah rawan. Vitamin tersebut diberikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak agar tidak mudah terserang penyakit.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.