Bengkulu-Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meninjau langsung rumah produksi minyak goreng sawit Bumi Merah Putih (BMP) yang berlokasi di Kelurahan Sawah Lebar, Senin (20/4/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendorong kemandirian daerah melalui pengolahan sumber daya alam (SDA) lokal.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur menegaskan pentingnya menghasilkan produk sendiri dari potensi daerah, khususnya komoditas unggulan seperti kelapa sawit. Menurutnya, seluruh proses produksi minyak goreng Bumi Merah Putih berasal dari Bengkulu, mulai dari bahan baku hingga pengolahan akhir.
“Kita ingin daerah kita menghasilkan produk sendiri dari SDA kita, seperti sawit. Ini produk dari Bengkulu, sawitnya dari Bengkulu, buahnya dari Bengkulu, kemudian diolah menjadi CPO dan menjadi minyak goreng Bumi Merah Putih,” ujar Helmi.
Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu ini juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal dengan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, ia menyampaikan pesan tegas sebagai bentuk kebanggaan terhadap produk daerah. “Jangan mengaku orang Bengkulu jika belum mencoba minyak goreng Merah Putih,” katanya.
Selain mendorong kemandirian ekonomi, kehadiran industri ini juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Gubernur menyebutkan bahwa sebagian besar karyawan di rumah produksi tersebut berasal dari masyarakat setempat, sehingga turut membantu mengurangi angka pengangguran.
Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan agar produk ini mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ke provinsi tetangga. “Seperti halnya negara lain yang memiliki keinginan kuat untuk memiliki produk sendiri, Bengkulu juga ingin seperti itu,” tambahnya.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga berencana mengembangkan berbagai produk turunan lainnya di bawah label Merah Putih, seperti sabun, perawatan kulit (skincare), hingga parfum. Hal ini merupakan bagian dari visi besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui produk lokal.
“Ke depan, pemerintah ingin putra-putri terbaik Bumi Merah Putih memiliki gagasan untuk menciptakan produk sendiri dari daerah kita. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” tutup gubernur.
Editor : Usmin









