Alumni Retreat Merah Putih Pemprov Bengkulu Gelar Pertemuan Evaluasi Program dan Sambut Ramadan

oleh -26 Dilihat
Reuni peserta retret ASN Pemprov Bengkulu gelar pertemuan di Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu mengevaluasi program dan sekaligus menyambut masuk bulan suci Ramadan dalam waktu dekat.(Foto/Ist)
Reuni peserta retret ASN Pemprov Bengkulu gelar pertemuan di Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu mengevaluasi program dan sekaligus menyambut masuk bulan suci Ramadan dalam waktu dekat.(Foto/Ist)

Bengkulu-Alumni Retreat Merah Putih Provinsi Bengkulu angkatan I-X menggelar pertemuan akbar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, bertempat Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu, Kamis (12/2/2026).

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap pelakanaan program Retreat Merah Putih yang selama ini telah berjalan.

“Pertemuan ini merupakan bentuk evaluasi bersama, sejauh mana program retreat memberikan dampak positif, baik bagi pribadi ASN maupun dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara,” ujar Herwan.

Menurutnya, kegiatan retreat tidak seharusnya hanya bersifat seremonial, melainkan harus mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pembentukan karakter, peningkatan spiritualitas, serta penguatan nilai-nilai integritas dan pengabdian.

Ia menilai, melalui retreat, para ASN semakin terdorong untuk mencintai masjid dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin ASN Pemprov Bengkulu selalu ingat akan tanggung jawabnya, menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian. Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki diri,” tambahnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi antaralumni, pertemuan akbar ini juga diisi dengan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan dan kekompakan peserta.

Herwan juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan serta meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. “Bulan suci Ramadan adalah momentum bagi kita semua untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan kualitas diri,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu alumni retreat, Rendi dari Biro Umum, mengungkapkan bahwa dirinya merasakan perubahan positif setelah mengikuti program tersebut. “Setelah mengikuti retreat di Masjid Jamiatul Khair, saya merasa semakin taat beribadah dan lebih nyaman berada di masjid,” ungkap Rendi.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.