Bengkulu Tengah- Festival Berbinar yang digelar secara rutin setiap malam di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu tersebut, pada Sabtu (31/1/2026) berlangsung haru.
Festival berbinar merupakan acara setiap malam minggu yang digagas Pemda Bengkulu Tengah, menampilkan beragam seni budaya warga, hingga festival kuliner serta jajanan khas daerah itu.
Kali ini berlangsung beda, Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menggelar pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ratusan PPPK paruh waktu menerima SK terlihat tersenyum semringah dan berbinar.
Suasana haru juga menyeruak kala Bupati Rachmat Riyanto, memanggil nama Akip (58), staf Tata Usaha sekaligus tenaga teknis di SDN 58 Bengkulu Tengah, Desa Komering, Kecamatan Merigi Sakti.
Akip setelah mendapatkan SK keesokan harinya, Minggu (1/2/2026) langsung memasuki masa pensiun. “Pak Akip, besok langsung pensiun setelah mendapat SK malam ini. Meski demikian, negara tetap memperhatikan dan memberikan apresiasi atas pengabdian selama belasan tahun menjadi honorer,” jelas Rachmat Riyanto.
Tak lupa setelah memberikan SK, bupati juga memberikan bingkisan pada Akip sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya selama ini.
Akip ditemui usai pelantikan mengisahkan pengabdiannya di dunia pendidikan berjalan dari bawah menjadi penjaga sekolah. “Awal bekerja dulu gaji saya hanya Rp 150.000/bulan, lalu naik Rp 200.000, Rp 300.000, sampai akhirnya dipercaya menjadi staf Tata Usaha (TU),” cerita Akip.
Gaji kecil yang ia terima disukurinya selama bertahun-tahun tanpa mebinggalkan tanggung jawab. Ia sadar bila hanya mengandalkan gaji maka tiga anak dan satu isterinya tidak akan bisa ia hidupi. Di sela-sela mengabdi pada negara, Akip menyempatkan diri berkebun.
Mampu Kuliahkan Anak
Mujur ia raih, dari berkebun itu ia mampu menguliahkan anak, menghidupi keluarga. Satu anaknya sudah menjadi PNS, satu anak lainnya diangkat menjadi PPPK paruh waktu sementara satu lagi masih berkuliah, menyusun skripsi.
“Dari kebun itulah tiga anak saya bisa kuliah semua. Satu sekarang PNS, satu PPPK Paruh Waktu di Pemprov Bengkulu, dan satu lagi masih kuliah, sedang menyusun skripsi,” katanya bercerita.
Akip begitu bangga meski diangkat PPPK paruh waktu hanya berumur sehari. Menurutnya pengangkatan itu bukti ia pernah mengabdi pada dunia pendidikan. “SK ini memiliki makna besar dalam hidup saya. Ini akan jadi bukti untuk anak cucu saya, bahwa saya pernah mengabdi selama 19 tahun untuk negara,” ucapnya haru.
Akip merasa bangga saat dirinya dimunta bupati maju ke depan menerima SK pengangkatan serta mendapatkan bingkisan dari bupati. “Saya senang sekali. Ini menunjukkan perhatian pemerintah kepada kami yang sudah lama mengabdi,” tutup Akip.
Akip menyampaikan pendidikan adalah hal penting bagi kemajuan bangsa. Ia menekankan perbaikan kualitas pendidikan menjadi kewajiban untuk terus ditingkatkan.
Reporter : FIR
Editor : Usmin










