Wakapolda Bengkulu Sosialisasikan Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 7

oleh -21 Dilihat

Bengkulu – Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho mengajak para pelajar untuk menaati aturan lalu lintas, menjauhi narkoba, bijak menggunakan media sosial, serta mencegah perundungan di lingkungan sekolah.

Ajakan tersebut disampaikan saat sosialisasi program Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 7 Kota Bengkulu, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polda Bengkulu terhadap program Quick Wins Kapolri dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan sadar hukum.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.40 WIB itu turut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, kepala sekolah, serta dewan guru SMAN 7 Kota Bengkulu.

Dalam sosialisasi tersebut, Wakapolda menekankan pentingnya kesadaran pelajar dalam menjaga keselamatan berlalu lintas. Para siswa diingatkan untuk mematuhi peraturan, menggunakan helm berstandar SNI saat mengendarai sepeda motor, melengkapi dokumen kendaraan, serta tidak berkendara sebelum memenuhi persyaratan yang berlaku.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas dalam berkendara. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, para pelajar diingatkan agar menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, mengganggu pendidikan, dan mengancam masa depan.

Wakapolda mengajak siswa mengisi waktu dengan kegiatan positif, seperti belajar, berolahraga, mengembangkan bakat, dan mengikuti berbagai aktivitas yang mendukung prestasi serta pembentukan karakter.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, ia juga mengingatkan pentingnya kecakapan dalam menggunakan media sosial. Pelajar diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Media sosial, lanjutnya, sebaiknya dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan, mengembangkan potensi diri, serta membangun interaksi yang sehat dan bermanfaat.

Perhatian juga diberikan terhadap pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Para siswa diajak saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menghindari segala bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial.

Pelajar yang mengetahui adanya tindakan perundungan diharapkan tidak ikut terlibat atau membiarkannya, tetapi melaporkan kepada guru maupun pihak terkait agar dapat ditangani dengan tepat.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Bengkulu berharap sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan pelajar semakin kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Program ini sekaligus menjadi upaya menanamkan kesadaran hukum sejak dini serta mempererat hubungan Polri dengan generasi muda.

Polda Bengkulu mengajak seluruh pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menjauhi narkoba, bijak bermedia sosial, dan berperan aktif mencegah perundungan demi mewujudkan lingkungan sekolah yang mendukung prestasi dan masa depan generasi penerus bangsa.

POLISI BERSAMA MASYARAKAT

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.