BI Dorong Digitalisasi UMKM Bengkulu untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing

oleh -4 Dilihat

Bengkulu– Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi digitalisasi usaha bagi pelaku UMKM se-Kota Bengkulu dalam rangkaian Bencoolen Fest 2026 di Bencoolen Mall, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam tiga sesi, yakni pukul 10.00–12.00 WIB, 13.00–15.00 WIB, dan 16.00–18.00 WIB, difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam mengoptimalkan teknologi digital untuk pengembangan bisnis.

Digitalisasi dinilai menjadi salah satu instrumen strategis bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efektivitas pemasaran, dan memperkuat hubungan dengan konsumen.

Pemanfaatan media sosial dan marketplace memungkinkan pelaku usaha mempromosikan produk, membangun identitas merek (branding), serta mempermudah transaksi.

Selain penguasaan platform digital, pelaku UMKM perlu memperkuat strategi pemasaran melalui penentuan target konsumen, penyusunan konten promosi yang relevan, serta pemeliharaan kualitas produk.

Langkah tersebut penting untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) juga menjadi salah satu alternatif untuk mendukung efisiensi pemasaran. .

Teknologi ini dapat digunakan untuk membantu menghasilkan ide promosi, menyusun deskripsi produk, dan mengembangkan konten media sosial sesuai karakteristik usaha.

Meski demikian, penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan ketepatan informasi dan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen agar strategi pemasaran tetap relevan dengan produk yang ditawarkan.

Melalui kegiatan ini, BI Bengkulu berupaya memperkuat kapasitas UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus membangun usaha yang lebih profesional, inovatif, dan berkelanjutan.

Bencoolen Fest 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi BI dengan para pemangku kepentingan dalam mempercepat transformasi digital UMKM di Bengkulu.

Peningkatan keterampilan digital diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, memperkuat daya saing produk lokal, dan mendorong UMKM naik kelas.(***)

 

Editor : Usmin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.