Penyaluran Bantuan Beras di Bengkulu Tengah Capai 99,26 Persen

oleh -29 Dilihat

Bengkulu Tengah — Penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli-September 2026 di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, mencapai 99,26 persen. Dari 15.314 penerima bantuan pangan (PBP), sebanyak 15.200 penerima telah menerima bantuan.

Capaian tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli-September 2026 di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu, Rabu (7/10/2026).

Berdasarkan data Perum Bulog Bengkulu, kuota bantuan pangan di Bengkulu Tengah mencapai 459.390 kilogram beras. Hingga evaluasi dilakukan, sebanyak 456.000 kilogram atau 99,26 persen telah disalurkan kepada penerima.

Dengan demikian, masih terdapat 114 PBP yang belum menerima bantuan. Pemerintah daerah bersama Bulog diminta memastikan penyebab bantuan yang belum tersalurkan sekaligus memperbarui data penerima.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bengkulu Sugeng Hardono mengatakan, evaluasi diperlukan untuk memastikan bantuan pangan tersalurkan kepada masyarakat yang berhak. Pemutakhiran data menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat agar target penyaluran 100 persen dapat tercapai.

“Sinergi, kolaborasi, dan koordinasi perlu terus diperkuat, terutama dalam pemutakhiran data, sehingga target penyaluran 100 persen dapat tercapai dan masyarakat yang memang berhak menerima bantuan dapat terlayani,” ujar Sugeng.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu Sahranudin mengatakan, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu fondasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data. Data tersebut perlu terus dimutakhirkan agar program pemerintah tepat sasaran.

Menurut dia, evaluasi tidak semata-mata untuk melihat capaian penyaluran, tetapi juga mengidentifikasi persoalan yang muncul di lapangan sebagai bahan perbaikan tata kelola program.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menekankan perlunya identifikasi penerima yang belum mendapatkan bantuan secara rinci, termasuk lokasi desa atau kelurahan.

“Data yang masih return perlu diketahui secara jelas, desa atau kelurahannya mana. Bisa saja ada penerima yang saat ini sudah tidak memenuhi kriteria, sehingga data perlu diperbarui. Yang terpenting, distribusi bantuan harus tepat sasaran,” katanya.

Secara keseluruhan, bantuan pangan beras di Provinsi Bengkulu untuk periode Juli-September 2026 dialokasikan kepada 263.902 PBP dengan total 7.917.060 kilogram beras. Setiap penerima memperoleh 30 kilogram untuk tiga bulan yang disalurkan sekaligus.

Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi bahan persiapan penyaluran bantuan pangan beras periode Oktober-Desember 2026. Pemerintah daerah, Bulog, dan pihak terkait diharapkan memperkuat koordinasi serta pemutakhiran data untuk mengejar target penyaluran 100 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.