Bengkulu- Pemkot Bengkulu melalui Disperindag menyiapan jalan Kedondong untuk lokasi pedagang pasar pagi di kawasan Pasar Panorama, Kota Bengkulu. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kesemrautan di kawasan pasar tradisional terbesar di Provinsi Bengkulu tersebut.
“Kita akan jadikN Jalan Kendondong sebagai lokasi pasar subuhdi Pasar Panorama Kota Bengkulu. Ini kita lakukan agar penataan pasar Panorama berjalan baik, dan pedagang yang berjualan legal, rapi dan terorganisir,” kata Staf Ahli Pemkot Bengkulu, Eddy Aprianto, di Bengkulu, Jumat (13/2/2026).
Ia mengatakan, tujuan Jalan Kendondong dijadikan lokasi pasar subuh untuk mengatasi para pedagang yanh tidak memiliki tepat yang ilegal. Selama ini mereka berjualan di trotoar jalan dan bahan jalan sehingga menganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan Pasar Panorama.
Dengan mereka diberikan tempat berjualan di pasar subuh Jalan Kedondoong, maka mereka tempat mereka perdagang legal, dan nyaman untuk berjualan. Dengan demikian, pedagang di Pasar Panorama menjadi tertib, bersih dan nyaman bagi pembeli.
Kawasan Jalan Kendondong diperkirakan dapat menampung sekitar 350 pedagang kali lima (PKL). Namun tahap pertama ini baru sebanyak 151 PKL yang berjualan di kawasan jalan tersebut. Mereka berjualan sayur mayur, bumbu masak, ayam potong, berbagai jenis kue, dan jenis dagangan lainnya.
Selama ini, ratusan pedagang tersebut berjualan di badan jalan dan trotoat Jalan Semangka dan sekitarnya. “Sekarang mereka kita relokasi ke Jalan Kedondong lokasi pasar subuh,” ujarnya.
Dijelaskan Eddy, pasar subuh Panorama mulai dilaksanakan pukul 05.00 Wib hingga pukul 07.00 Wib. Mereka diberikan waktu untuk berjualan selama dua jam setelah itu, pedagang menutup barang dagaganya, karena jalan tersebut akan digunakan untuk lalu lintas kendaraan.
Untuk memberikan kenyamanan masyarakat belanja di pasar subuh Panorama, Kota Bengkulu, pemkab setempat terus melakukan pembenahan di kawasan pasar tradisional Panorama, Kota Bengkulu dengan melakukan berbagai perbaikan, misalnya jalan becek dan lobang langsung ditampal.
Sering tersumbat langsung dibersihkan dinas instansi terkait. Demikian pula bila becek, saluran yang tersumbat langsung dibersihkan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dan pedagang nyaman bertransaksi di pasar subuh tersebut.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi menegaskan, Pemkot Bengkulu terus melakukan pembenahan dan penataan serta revitalisasi sejumlah kawasan pasar tradisonal di Kota Bengkulu, termasuk Pasar Panorama.
Selama ini, kata Dedy sebagian besar pasar tradisional di Kota Bengkulu, tidak terurus dan semraut. Akibatnya, pembeli malasa datang belanja ke pasar terdebut. “Atas dasar ini, Pemkot Bengkulu, sejak tahun 2025 melakukan revitalisasi pasar tradisional, salah satu Pasar Baru Koto I dan II, dan progra m ini berlanjut pada 2026,” ujarnya.
Dedy menambahkan, dengan dilakukan penataan dan revitalisasi pasar tradisonal di Kota Bengkulu, bukan sekedar tertata rapi, bersih dan nyaman, tapi minat masyarakat datang ke pasar untuk berbelanja meningkat.
Dengan demikian, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar meningkat, maka omset pedagang meningkat dan penerimaan retibusi pasar untuk PAD Kota Bengkulu jadi meningkat dari tahun sebelumnya.
Editor : Usmin









