Tahun 2026, Pemprov Bengkulu Targetkan Penerimaan Pajak Rp 1,2 Triliun

oleh -10 Dilihat
Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hardianto.(Foto/Dok)
Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hardianto.(Foto/Dok)

Bengkulu-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menargetkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak pada tahun 2026 tercatat sebesar Rp 1,2 triliun.

“Tahun ini, kita menargetkan penerimaan PAD dari pajak sebesar Rp 1,2 triliun. Ini dilakukan agar fiskal dalam posisi aman dan mandiri,” kata Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hardianto, di Bengkulu, Rabu (21/1/2026).

Dijelaskan, ditetapkan target penerimaan pajak sebesar Rp 1,2 triliun pada tahun 2026, sebagai upaya meningkatkan kemandirian fiskal, dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer (TKD) dari pemerintah pusat, seperti terjadi selama ini.

Penerimaan PAD dari sektor pajak tersebut, katanya bersumber dari sejumlah item pajak daerah. Di antaranya pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor, pajak alat berat, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan, serta pajak retribusi.

Hadianto menambahkan, target penerimaan pajak daerah ditetapkan sebesar Rp984 miliar, retribusi daerah ditargetkan Rp 219 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 22 miliar, serta lain-lain PAD sebesar Rp27 miliar.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, terus melakukan berbagai upaya optimalisasi penerimaan pajak. Langkah yang dilakukan antara lain pemutakhiran data wajib pajak, peningkatan pengawasan, serta mendorong kepatuhan masyarakat membayar pajak tepat waktu.

Selain itu, Pemprov Bengkulu menyediakan beragam hadiah, salah satunya hadiah umroh bagi masyarakat yang taat membayar pajak, termasuk pajak kendaraan bermotor (PKB). “Program ini sudah berjalan pada tahun 2025 lalu, dan dilanjutkan pada tahun 2026,” ujar Hardianto.

Namun, untuk jenis hadiahnya masih dibahas bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. “Yang jelas, untuk menarik wajib pajak agar taat bayar pajak kita sediahkan hadiah menarik bagi masyarakat Bengkulu,” ujarnya.

Dengan target PAD sektor pajak sebesar Rp 1,2 triliun, Pemprov Bengkulu optimistis dapat mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Penerimaan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.