Bengkulu- Pedagang kembang api dan mercon di Kota Bengkulu mengeluhkan sepi pembeli menjelang perayaan malam tahun baru di daerah ini. Hal ini terjadi karena pada malam tahun baru Kota Bengkulu dilanda hujan lebat disertai badai, sehingga sebagian warga tidak membeli kembang api.
“Tahun ini, penjualan kembang api dan mercon menyambut tahun baru benar-benar sepi bila dibanding tahun lalu. Stok kembang api yang kami siap kini menumpuk tidak laku,” kata Asnan (36), salah penjual kembang api di Bengkulu, Kamis (1/1/2026).
Sejumlah pedagang menilai kurang pembeli kembang api dan mercon menyambut tahun baru sebagai dampak dari cuaca ekstrem badai disertai hujan deras mengguyur Kota Bengkulu, pada saat alam pergantian tahun.
Selain itu, imbauan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan agar masyarakat dalam menyambut tahun baru tidak menyalahkan kembang api, mercon dan terompet. Warga Bengkulu disarankan berizir di masjid atau di rumah masing-masing bersama keluarga agar pada tahun 2026 diberikan kemurahan rezeki dan dijauhkan dari segala bentuk bencana.
Dengan adanya imbaun ini, sebagian warga Bengkulu tidak membeli kembang api dan mercon untuk merayakan malam pergantian tahun dari 2025 ke tahun 2026, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dengan demikian, otomatis permitaan kembang api dan mercon kepada pedagang di daerah menurun dratis. “Tahun ini, benar-benar sepi pembeli. Stok kembang api dan mercon yang ada sebagian tidak sampai yang terjual,” ujar pedagang kambang api lainnya.
Dari pantau dilapangan, sejumlah lapak penjual kembang api dan mercon di kawasan Pasar Panorama Kota Bengkulu, terlihat stok kembang api dan mercon yang mereka jual masih cukup banyak, karena warga yang datang membeli turun drastis dibanding tahun.
Stok kembang api dan mercon mereka menumpuk karena sepi pembeli, akibatnya mereka mengalami kerugian besar. “Tahun ini kita jual kembang api dan merecon benar-benar apes karena sepi pembeli dan modal yang ditanam membeli barang tidak kembali,” kata Rustam, salah seoraang penjual kembang api di kawasan Lingkar Timur, Kota Bengkulu.
Para pedagang berharap kondisi penjualan dapat membaik pada momen perayaan lainnya. Meskipun perayaan tahun baru kali ini dinilai menjadi salah satu yang paling sepi dalam beberapa tahun terakhir di Kota Bengkulu.
Editor : Usmin









