Perhatian Pemprov Bengkulu terhadap Tenaga Pendidik, Guru PPPK Paruh Waktu Terima Gaji dan BPJS

oleh -5 Dilihat
Plt Kepala Disdikbud Bengkulu, Rainer Atu.(Foto/Ist)
Plt Kepala Disdikbud Bengkulu, Rainer Atu.(Foto/Ist)

Bengkulu-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di daerah ini, khususnya bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Pelaksana Tugas KPemepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Rainer Atu, di Bengkulu, Selasa (10/2/2026) mengatakan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menaruh perhatian serius terhadap nasib para tenaga pendidik, terutama guru PPPK Paruh Waktu yang selama ini mengabdi di sekolah negeri.

“PPPK Paruh Waktu ini bertugas di SMA, SMK, dan SLB negeri. Sebelumnya mereka hanya menerima honor sekitar Rp 200.000- Rp300,000/bulan. Setelah diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu oleh Bapak Gubernur Helmi Hasan, alhamdulillah mereka kini menerima gaji sebesar Rp 1 juta/bulan.

Gaji tersebut merupakan gaji bersih, dan mereka juga mendapatkan jaminan BPJS,” jelas Rainer. Ia menambahkan, saat ini tercatat sebanyak 2.770 PPPK Paruh Waktu berada di bawah naungan Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu. Rinciannya terdiri dari 1.425 guru, 1.081 tenaga teknis, serta 264 tenaga harian lepas.

Menurut Rainer, sesuai arahan Gubernur Bengkulu, pihak Dikbud secara bertahap akan terus mengupayakan peningkatan pendapatan PPPK Paruh Waktu, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, peningkatan kesejahteraan PPPK Paruh Waktu akan dilakukan secara bertahap,” imbuhnya.

Selain itu, Dikbud Provinsi Bengkulu juga tengah melakukan pemerataan tenaga pendidik di berbagai satuan pendidikan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh guru, baik PPPK Paruh Waktu maupun ASN, untuk memperoleh sertifikasi dari kementerian terkait.

“Ini merupakan bentuk profesionalisme guru terhadap kinerja yang mereka lakukan di sekolah. Harapan kami, langkah-langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Bengkulu,” tutup Rainer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.