Pemkot Bengkulu Kebut Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih

oleh -91 Dilihat
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.(Foto/Dok)
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.(Foto/Dok)

Bengkulu- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mempercepat pembangunan fisik sebanyak 15 gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di daerah ini guna memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyatakat melalui koperasi.

Gerai KMP sebanyak ini, akan dibangun di sejumlah kelurahan dan kecamatan di Kota Bengkulu. Target Pemkot Bengkulu gerai sebnayak ini tuntas dibangun dalam waktu dekat, sehingga menjadi contoh bagi kelurahan yang belum melaksanakan pembangunan gerai KMP.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi ketika memimpin rapat Koordinasi lintas sektoral guna mempercepat pembangunan fisik Gerai KMP di Kota Bengkulu.

Dalam Rakor tersebut juga diserahkan dokumen Badan Hukum KMP kepada para pengurus wilayah di Kota Bengkulu. Dedy mengatakan, percepatan bangun gerai KMP merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat melalui koperasi.

Ia menambahkan, Kota Bengkulu mencatat capaian positif dalam aspek administrasi. “Secara legalitas badan hukum, Kota Bengkulu termasuk yang tercepat dan berada di peringkat ke-5 nasional. Ini menjadi modal kuat untuk masuk ke tahap pembangunan fisik,” ujar Dedy, di Bengkulu, Jumat (2/1/2026).

Saat ini, lanjut Wali Kota Dedy Wahyudi tantangan utama adalah penyediaan lahan gerai dan gudang yang sebagian berada di bawah kewenangan kementerian, BUMN, maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

Menyikapi masalah ini, Pemkot Bengkulu menerapkan skema pinjam pakai atau sewa lahan. Hal ini dilakukan agar pembagunan gerai KMP di Kota Bengkulu dalam dituntaskan dalam waktu dekat.

Rakor ini mendapat dukungan penuh Forkopimda Kota Bengkulu, di antaranya Kejari Kota Bengkulu, Yeni Puspita, Dandim 0407/Kota Bengkulu Letkol Inf Condro Edi Wibowo, serta perwakilan Polresta Bengkulu, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum.

Gerai KMP diproyeksikan menjadi pusat penyedia kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas distribusi pangan di tingkat kelurahan.

“Target awal, 15 gerai pertama menjadi percontohan sebelum diperluas ke seluruh desa dan kelurahan di Kota Bengkulu,” tambah Wali Kota Dedy Wahyudi.

Editor : Usmin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.