Bengkulu Tengah-Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto bersama Kepala Dinas PUPR setempat dan kepala OPD terkait meninjau langsung kondisi ruas jalan kabupaten ruas Susup–Taba Gemantung cukup lama mengalami kerusakan parah.
Jalan Susup-Taba Gemantung merupakan akses transportasi darat menghubungkan Desa Susup, Desa Komering, dan Desa Taba Gemantung. Ruas jalan ini bukan hanya rusak tapi juga satu unit jembatan di jalur ini putus sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat antar desa.
Kerusakan jalan dan jembatan di ruas Susup-Taba Gemantung tersebut, sejak lama tidak mendapatkan penangganan serius oleh pemerintah. Peninjauan ini memastikan kondisi sebenarnya jalan dan jembatan tersebut sebagai dasar perencanaan untuk perbaikan ke depab.
“Cukup lama ruas jalan ini tidak tertangani. Saya ingin memastikan langsung ruas jalan Susup–Taba Gemantung dan Komering ini. Ada tiga desa yang bergantung pada akses ini, dan di dalamnya juga ada jembatan yang putus akan kita perbaiki,” kata Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, Kamis (12/2/2026).
Ia mengatakan, Pemkab Bengkulu Tengah akan mulai merencanakan langkah penanganan, termasuk meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat melakukan pengecekan ulang dan penghitungan teknis secara menyeluruh.
“Kita ingin mencoba merencanakan sesuatu di sini. Nanti akan saya minta Dinas PUPR untuk cek ulang lagi, kita akan hitung ulang biaya pembangunan jalan dan jembatan di ruas Susup-Taba Gemantung,” tambah mantan Sekda Bengkulu Tengah ini.
Meski ada jalan alternatif tapi jaraknya cukup jauh dan memutar, sehingga aktivitas masyarakat tidak berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Sementara ruas Susup–Taba Gemantung masih menjadi jalur utama yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
“Ini akses tiga desa. Walaupun ada jalan alternatif lain, tapi cukup jauh memutar. Jalan ini masih digunakan oleh masyarakat, dan inilah yang coba kita rencanakan untuk diperbaiki ke depan,” ucapnya.
Peninjauan ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam menyiapkan perencanaan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan guna mendukung kelancaran aktivitas dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
“Nanti kita akan coba melakukan penanganan melalui APBD, jika ternyata tidak mampu, maka akan kita usulkan ke Kementerian PUPR melalu balai,” demikian Rachmat Riyanto.
Seperti diketahui jalan mulus merupakan salah satu program yang ditawarkan pasangan Rachmat-Tarmizi pada pilkada 2024 lalu. Karena itu, Pemkab Bengkulu Tengah dibawah kepemimpinan Rachmat-Tarmizi tetap fokus pada perbaikan dan pembagunan jalan di wilayah ini untuk memperlancar akses transportasi masyatakat antar desa, kecamatan dan kabupaten.
Pada tahun pertama pasangan ini menakodahi Kabupaten Bengkulu Tengah langsung tancap gas melakukan perbaikan dan pembangunan ruas jalan di wilayah ini. Hal ini membuat hampir seluruh jalan antar desa dan kecamatan di kabupaten pemekaran Bengkulu Utara dalam kondisi mulus.
Editor : Usmin









